Kemenkeu Bakal Terus Tagih Utang Bambang Trihatmodjo

Kemenkeu Bakal Terus Tagih Utang Bambang Trihatmodjo
Menkeu Sri Mulyani. ©2020 Media Center Kemenkeu
EKONOMI | 30 April 2021 16:30 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan penagihan utang kepada Bambang Trihatmodjo akan terus dilakukan. Hal ini menyusul gugatan Bambang ke Menkeu Sri Mulyani Indrawati, terkait sengketa piutang negara ditolak Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

"Untuk Bambang, pengurusannya berlanjut seperti biasa. Kita melakukan penagihan kembali, dan proses berjalan seperti biasa," ungkap Direktur Hukum dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Tri Wahyuningsih Retno Mulyani, dalam acara Bincang Bareng DJKN pada Jumat (30/4).

Sebelumnya, Bambang menggugat Sri Mulyani karena keberatan dengan perpanjangan pencegahan ke luar negeri dari Kemenkeu. Pencekalan putra Presiden ke-2 RI, Soeharto, tersebut karena kapasitasnya sebagai Ketua Konsorsium Mitra Penyelenggara SEA Games XIX Tahun 1997.

Bambang disebut memiliki andil dalam pengurusan piutang negara.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi (KLI) Kementerian Keuangan, Rahayu Puspasari, beberapa waktu lalu mengatakan keputusan pengadilan itu membuat pencegahan terhadap Bambang sah secara hukum.

"Dengan tidak diterimanya gugatan penggugat di PTUN maka pencegahan BT (Bambang Trihatmodjo) ke luar negeri sah," kata Puspa. (mdk/idr)

Baca juga:
HIPMI Soroti Potensi Utang Indonesia yang Tak Terkendali di 2021
Pemerintah Serap Rp28,05 Triliun dari Lelang 7 Seri SUN
Kuartal I-2021, Utang Pemerintah Tembus Rp6.445,07 Triliun
Pemerintah Jokowi Sudah Tarik Utang Rp328 Triliun Hingga Maret 2021
Pemerintah Jokowi Serap Rp7,36 Triliun dari Lelang 6 Sukuk Negara
Rizal Ramli Sebut Sri Mulyani Sebagai SPG IMF-Bank Dunia, Kemenkeu Buka Suara

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami