Kemenkeu Sebut Tunjangan Guru dan Dana BOS Tak Berkurang Untuk Anggaran Covid-19

Kemenkeu Sebut Tunjangan Guru dan Dana BOS Tak Berkurang Untuk Anggaran Covid-19
UANG | 1 Juni 2020 14:30 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2020 tentang Perubahan Postur dan Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2020. Melalui aturan itu, pemerintah melakukan realokasi anggaran untuk kepentingan penanganan virus corona.

Dalam perpres tersebut, terdapat penyesuaian anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Rp54,3 triliun menjadi Rp53,4 triliun dan Tunjangan Profesi Guru (TPG) dari Rp53,8 triliun menjadi Rp50,8 triliun.

Kepala Seksi Bantuan Teknis Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK), Rika Hijriyanti, mengatakan meskipun alokasi DAK Nonfisik terdapat penyesuaian dalam masa pandemi Covid-19, namun penyesuaian DAK Nonfisik Bidang Pendidikan dalam Perpres tersebut tidak mengurangi hak guru untuk Tunjangan Profesi Guru (TPG), Tambahan Penghasilan (Tamsil) dan Tunjangan Khusus Guru (TKG). Sebab dia menegaskan, yang disesuaikan adalah dana cadangannya.

"Untuk penyesuaian DAK Nonfisik Bidang Pendidikan, sebetulnya kami tidak mengurangi hak dari apa yang harus diperoleh guru. Jadi, alokasi TPG (Tunjangan Profesi Guru), Tamsil (Tambahan Penghasilan) dan TKG (Tunjangan Khusus Guru) yang disesuaikan adalah dana cadangannya. Jadi bukan alokasi yang murni untuk gurunya," jelasnya seperti dikutip dari laman kemenkeu, Senin (1/6).

Dia juga menambahkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan BOP Kesetaraan untuk sekolah juga akan tetap diberikan agar proses pembelajaran tetap berjalan.

"Termasuk juga alokasi BOS, BOP PAUD dan BOP Kesetaraan tidak ada penyesuaian jumlah sasaran. Artinya, semua sekolah atau lembaga yang terdaftar sejak awal akan tetap mendapat haknya sesuai dengan unit cost yang ditetapkan dalam juknis (petunjuk teknis). Sehingga kami tidak mengurangi atau mengambil hak guru dan sekolah sehingga proses pembelajaran tetap berjalan," tegasnya.

1 dari 1 halaman

Daftar Tunjangan Guru

guru

Sebagai informasi, untuk tahun 2020, pemerintah mengalokasikan Tunjangan Profesi Guru sebesar Rp50,9 triliun untuk 1.153.717 guru, Tambahan Penghasilan sebesar Rp454 miliar untuk 182.788 guru, dan Tunjangan Khusus Guru sebesar Rp1,9 triliun untuk 37.913 guru.

Kemudian, ada tiga jenis tunjangan guru untuk PNS Daerah, yaitu Tunjangan Profesi Guru untuk guru yang memiliki sertifikat pendidik mendapat 1 kali gaji pokok PNS, tidak termasuk gaji ke-13.

Tambahan Penghasilan untuk guru yang belum memiliki sertifikat pendidik mendapat Rp250.000 per bulan. Kemudian tunjangan Khusus Guru untuk guru yang mengajar di desa sangat tertinggal mendapat 1 (satu) kali gaji pokok PNS, tidak termasuk bulan ke-13.

(mdk/bim)

Baca juga:
Kegiatan Belajar Mengajar Tahun Ajaran Baru Dilakukan dari Rumah
IGI Dorong Kemendikbud Tunda Tahun Ajaran Baru Hingga Januari 2021
Kota Tangerang Tunggu Arahan Pusat soal Aturan Siswa Kembali ke Sekolah
DPR Minta Pembukaan Sekolah Tak Serentak, Cuma di Zona Hijau Covid-19
Menantikan Kebijakan New Normal untuk Dunia Pendidikan
Sekolah Mau Dibuka, Federasi Guru Ingatkan Kebijakan Jangan Bikin Bingung
Jelang New Normal, Pemkot Solo Siapkan Regulasi di Sektor Pendidikan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Alur BLT Dana Desa Hingga ke Tangan Warga - MERDEKA BICARA with Mendes Abdul Halim Iskandar

5