Kemenkeu: Vaksin Virus Corona Belum Tentu Jangkau Seluruh Penduduk Indonesia di 2021

Kemenkeu: Vaksin Virus Corona Belum Tentu Jangkau Seluruh Penduduk Indonesia di 2021
UANG | 25 September 2020 11:56 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu menegaskan bahwa penemuan vaksin menjadi kunci pemulihan ekonomi di 2021. Namun demikian, dia memprediksi, produksi vaksin belum tentu mampu menjangkau seluruh penduduk Indonesia.

"Vaksin harapannya ada di kuartal I-2021. Tapi itupun tetap akan dengan risiko yang tinggi. Vaksin ada, apakah bisa menjangkau cukup populasi Indonesia? Belum tentu," ujar Febrio dalam diskusi online, Jakarta, Jumat (25/9).

Dengan adanya kemungkinan tersebut, Febrio mengatakan, sejumlah resiko masih terus diwaspadai oleh pemerintah. Termasuk menjaga keberlangsungan hidup 40 persen masyarakat termiskin.

"Risiko ini tetap harus difaktorin cara kita asses perekonomian kita dan persisnya, apa langkah-langkah yang dilakukan untuk memastikan 40 persen termiskin bisa terjamin tidak lebih susah hidupnya," katanya.

Selain itu, pemerintah juga menginginkan tenaga kerja Indonesia yang mayoritas informal bisa kembali bekerja. Sedangkan pekerja formal dengan penghasilan di bawah Rp5 juta mendapat subsidi.

"Lalu bagaimana tenaga kerja mayoritas informal bisa kembali bekerja. Lalu tenaga kerja formal UMP Rp5 juta, juga dapat subsidi gaji. Program-program ke depan terus finetuning sesuai pantauan di lapangan," jelasnya.

Baca Selanjutnya: Pemulihan Ekonomi...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami