Kemenperin: Industri Furnitur Jadi Andalan di Tengah Pandemi

Kemenperin: Industri Furnitur Jadi Andalan di Tengah Pandemi
industri furnitur. ©2019 Liputan6.com/Faizal Fanani
EKONOMI | 22 Juni 2020 20:43 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Kementerian Perindustrian atau Kemenperin terus mendorong industri furnitur dan elektronik Tanah Air untuk terus tumbuh selama pandemi Covid-19. Sebab, selama ini sektor manufaktur mampu memberikan sumbangsih cukup signifikan bagi perekonomian Indonesia.

"Salah satu sektor tersebut adalah industri furnitur, lantaran berorientasi ekspor dan padat karya. Kami melihat, telah menjadi kebanggaan bagi bangsa, dengan mampu menghasilkan produk-produk yang klasifikasinya high-end," ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangan tertulis, Senin (22/6).

Kementerian Perindustrian fokus mendorong sektor industri agar lebih berkontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional. Seperti menjaga keberlangsungan produktivitas dan memastikan sektor manufaktur tetap mengutamakan penerapan protokol kesehatan.

Capaian industri manufaktur terlihat pada triwulan I 2020. Sektor industri masih menjadi kontributor paling besar terhadap struktur PDB nasional hingga 19,98 persen, meskipun di tengah tekanan dampak pandemi Covid-19.

Untuk itu, pihaknya telah memetakan sejumlah sektor yang perlu dipacu kinerjanya karena berpotensi sebagai motor penggerak ekonomi saat ini. Hal tersebut juga membuktikan bahwa kompetensi sumber daya manusia (SDM) industri di Indonesia berkualitas.

2 dari 2 halaman

Perdalam Struktur Industri

industri rev1

Menperin menambahkan, pihaknya bertekad untuk terus memperdalam struktur industri elektronik di dalam negeri sehingga bisa memacu daya saing hingga kancah global. Di antaranya dalam proses produksi TV, di supply chain-nya, semaksimal mungkin komponen yang digunakan adalah dari dalam negeri.

"Menurut pandangan kami, itu bisa membantu pada aspek supply chain. Sedangkan, untuk industri seperti Polytron, bisa menekan biaya karena tidak menggunakan mata uang dolar untuk pembelian komponen. Hal ini juga akan memperkuat kondisi rupiah kita. Jadi, banyak sekali multiplier effect yang bisa kita capai dengan pendalaman struktur industri," tandasnya. (mdk/idr)

Baca juga:
Riset dan Inovasi Jadi Senjata Utama Industri Bertahan di Tengah Pandemi
Perusahaan Kesehatan Buat Strategi Baru & Utamakan Penjualan Online di Era New Normal
Revisi Aturan, Kemenperin Bedakan Penilaian TKDN Produk Digital dan Non-Digital
Data Kemenperin: 40 Persen Industri Dalam Negeri Tetap Beroperasi di Tengah Pandemi
Industri Logam Dasar dan Makanan Jadi Andalan di Tengah Pandemi
Pemerintah Bakal Perketat Wilayah Kerja Industri yang Langgar Protokol Kesehatan

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami