Kemensetneg Bakal Sediakan 103 Unit Mobil Dinas Baru untuk Jokowi dan Para Menteri

UANG | 23 Agustus 2019 15:04 Reporter : Siti Nur Azzura

Merdeka.com - Asisten Deputi Humas Kementerian Sekretariat Negara Eddy Cahyono Sugiarto mengatakan, pengadaan kendaraan dinas baru bagi para menteri anggota Kabinet Kerja, pejabat setingkat menteri, ketua/wakil ketua MPR, DPR, dan DPD. Menurutnya, pengadaan tersebut dilakukan karena usia kendaraan telah lebih dari 10 tahun.

"Kendaraan dinas yang VVIP Kepresidenan dan para menteri, pejabat setingkat menteri, pimpinan lembaga negara, mantan presiden, dan mantan wakil presiden, mayoritas telah berusia lebih dari 10 tahun. Sebagian besar saat ini kondisinya sering mengalami kerusakan dan tidak efisien, serta tidak layak untuk dipergunakan bagi pejabat negara," kata Eddy dikutip laman Setkab, Jumat (23/8).

Dia menjelaskan, mobil dinas yang sekarang digunakan itu membutuhkan biaya perawatan yang tinggi sehingga perlu diremajakan dengan pertimbangan teknis, seperti faktor keamanan, keandalan, dan biaya pemeliharaan yang semakin mahal karena usia pemakaian.

Dengan pertimbangan teknis tersebut, maka pengadaan mobil dinas baru dilakukan. Sesuai dengan anggaran yang tersedia, pada 2019 ini Kemensetneg mengadakan kendaraan keras VVIP Kepresidenan sebanyak 2 unit melalui Sistem Penunjukan Langsung, mengingat diperuntukkan bagi pengamanan presiden dan wakil presiden.

Sedangkan 101 unit kendaraan bagi para anggota kabinet 2019-2024 dan pejabat setingkat menteri, serta pimpinan lembaga negara. Hal ini dilakukan melalui Sistem Tender Umum dengan menggunakan sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) atau online.

"Dalam prosesnya telah dikonsultasikan kepada Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP) dan juga merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 76/PMK.06/2015 tentang Standar Barang dan Standar Kebutuhan Barang Milik Negara Berupa Alat Angkutan Darat Bermotor Dinas Operasional Jabatan di Dalam Negeri," imbuhnya.

Dia menjelaskan, sesuai hasil tender umum, dari beberapa penyedia yang memasukkan penawaran, PT Astra International Tbk-TSO., dinyatakan sebagai pemenang. Lalu diperoleh Toyota Crown 2.5 HV G-Executive sebagai pengganti Toyota Crown Royal Saloon

Sementara, anggaran untuk pengadaan kendaraan tersebut, tercantum dalam DIPA 2019 Kemensetneg yang sudah melalui pembahasan dan persetujuan DPR RI, sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2018 Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2019.

Baca juga:
Menang Tender Mobil Menteri, Astra: Kami Selalu Ikuti Aturan dan Proses
Luhut Soal Mobil Dinas Baru Menteri Jokowi: Yang Lama Sudah Mogok
Istana Sebut Anggaran Mobil Dinas Baru Menteri Sudah Disetujui DPR
Menhub Ngaku Mobil Dinasnya Tak Pernah Mogok
Moeldoko Jarang Pakai Mobil Dinas Karena Takut Mogok di Jalan
PDIP Nilai Pengadaan Mobil Baru Menteri Sangat Relevan

(mdk/azz)