Kementan Nilai Mahalnya Harga Bawang Merah Akibat Musim Hujan Terlambat Datang

Kementan Nilai Mahalnya Harga Bawang Merah Akibat Musim Hujan Terlambat Datang
UANG | 13 Mei 2020 18:11 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluhkan kenaikan harga bawang merah yang mencapai Rp51.000 per kilogram. Dia menyebut harga saat ini terpaut jauh dari harga acuan bumbu dapur favorit tersebut yang di patok pemerintah Rp32.000 per kilogram.

Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, Prihasto Setyanto, mengatakan lonjakan harga bawang merah diakibatkan oleh pergeseran musin panen di sejumlah daerah penghasil bawang. Hal ini sebagai akibat dari mundurnya musim penghujan pada tahun 2019.

"Memang harga (bawang) naik. Tak lepas dari pergeseran musim panen setelah keterlambatan musim hujan di tahun lalu," kata Prihasto saat dihubungi Merdeka.com, Rabu (13/5).

Prihasto menjelaskan pergeseran musim panen memicu terjadinya kelangkaan stok bawang di sejumlah wilayah. Imbasnya harga bumbu dapur favorit ini merangkak naik hingga memasuki pertengahan bulan suci Ramadan. "Ini memang yang mempengaruhi harga di pasaran. Kan stoknya berkurang," lanjutnya.

1 dari 1 halaman

Harga Bawang Merah Kembali Normal Juni

merah kembali normal juni

Namun, Prihasto mengklaim harga bawang akan kembali normal pada bulan Juni mendatang. Sebab, sejumlah daerah sentra memasuki panen raya sehingga stok bawang akan kembali normal. "Ada Brebes, Demak, Solo, Garut yang siap panen nantinya. Bahkan Enrekang pun panen di waktu yang sama," tegasnya.

Meski begitu, Prihaso berujar bahwa situasi setelah Juni 2020 belum tentu aman sepenuhnya. Ini berdasarkan data early warning system (EWS) mencatatkan adanya fluktuasi neraca. Di mana, pada Juli 2020 diprediksi kembali defisit 990 ton kemudian surplus kembali di Agustus 2020 sebesar 5.200 ton dan kembali defisit di September berkisar 950 ton.

(mdk/bim)

Baca juga:
Harga Gula Masih Tinggi, Menko Airlangga Sebut Akibat Impor Terganggu Lockdown Corona
Bawang Merah dan Gula Pasir Mahal, Jokowi Minta Kontrol di Lapangan
Kenaikan Harga Bawang Merah Dinilai Karena Koordinasi Lemah Pemerintah
18 Sentra Produksi Bawang Merah Siap Panen Amankan Pasokan Jelang dan Usai Lebaran
Pemerintah Sebut Lonjakan Harga Bawang Merah Akibat Stok Rusak dan Hasil Panen Turun
Sidak Pasar Kramat Jati, Mendag Temukan Harga Bawang Merah Tembus Rp60.000/Kg
Stok Menipis, Harga Bawang Merah di Cirebon Meroket Hingga Rp57.000 per Kg

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami