Kementerian Dipimpin Prabowo Miliki Aset Dengan Nilai Tertinggi Capai Rp1.645,56 T

Kementerian Dipimpin Prabowo Miliki Aset Dengan Nilai Tertinggi Capai Rp1.645,56 T
Potret Jokowi dan Prabowo kerja bareng. ©Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden
UANG | 10 Juli 2020 18:03 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan mencatat aset Kementerian dan Lembaga (K/L) tertinggi dipegang oleh Kementerian Ketahanan. Nilai aset yang dipimpin Menteri Pertahanan Prabowo Subianto senilai Rp1.645,56 triliun. Jumlah tersebut setara 27,06 persen dari total aset tetap.

Direktur Barang Milik Negara Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Encep Sudarwan, menyebut peringkat kedua setelah Kementerian Pertahanan, yakni Kementerian Pekerjaan Umum dan PErumahan Rakyat (PUPR) dengan nilai aset tetap sebesar Rp1.564,61 triliun, atau serata 26 persen dari nilai total aset BMN.

Encep juga membeberkan bahwa sebelumnya Kementerian PUPR yang memiliki nilai aset paling tinggi. Namun kemudian disalip oleh Kementerian Pertahanan. "Dulu yang urutan pertama itu PUPR, sekarang kesalip oleh Kementerian Pertahanan karena aset-aset Kementerian Pertahanan dulunya di pinggir kota, sekarang di tengah kota. Jadi nilainya meningkat. Kemudian juga pembenahan aset-aset yang tadinya tidak tercatat sekarang tercatat," kata Encep dalam Bincang Bareng DJKN dengan tema Dukungan Kekayaan Negara dalam Upaya Pemerintah Menanggulangi Covid-19, Jumat (10/7).

Selanjutnya, urutan 10 K/L dengan nilai aset tertinggi secara runtut yakni, Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Perhubungan, Kementerian Ristek dan Dikti, POLRI, Kementerian Keuangan, Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Pertanian. "Sepuluh K/L ini menguasai sekitar 90 persen BMN," kata Encep.

Baca Selanjutnya: Komplek GBK Jadi Aset Negara...

Halaman

(mdk/bim)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami