Kementerian Perhubungan Bakal Tata Ulang Rute Penerbangan Internasional

Kementerian Perhubungan Bakal Tata Ulang Rute Penerbangan Internasional
UANG | 14 Agustus 2020 18:12 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Novie Riyanto mengatakan akan menata ulang rute penerbangan internasional dan bandara internasional. Ini dilakukan dalam rangka mengubah strategi major yang tidak perlu memperbanyak bandara internasional.

"Tidak perlu terlalu banyak bandara internasional. Otomatis ini akan ada hub primer dan sub-hub," kata Novie dalam Webinar bertajuk Transportasi Untuk Merajut Keberagaman, Jakarta, Jumat (14/8).

Pihaknya juga akan membuat jaringan khusus untuk Papua. Sebab, banyak daerah di Papua yang tidak bisa ditempuh jenis transportasi lain kecuali lewat jalur udara. "Kita juga harus punya jaringan khusus di Papua sebab kebanyakan daerah di sana hanya bisa diakses oleh transportasi udara," kata dia.

Sementara itu terkait wilayah tertinggal, terpencil, terluar dan perbatasan (3TP) akan dibuat 35 bandara udara baru. Ini akan menambah 353 rute penerbangan yang ada sekarang.

"Kita bangun rute 35 bandara di wilayah 3TP," sambungnya.

Baca Selanjutnya: Angkutan Udara Perintis...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami