Kementerian PUPR Siapkan Rp250 Miliar Benahi Jalan di Labuan Bajo

UANG | 22 Januari 2020 09:48 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan melakukan penataan dan peningkatan jaringan jalan di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Anggaran sebesar Rp250 miliar telah disiapkan pada 2020 untuk kegiatan seperti pekerjaan rekonstruksi jalan, pelebaran, penataan trotoar, pemeliharaan rutin, dan pembangunan drainase.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, ketersediaan infrastruktur jalan dengan kondisi mantap akan mengakselerasi pengembangan destinasi wisata setempat dan memudahkan wisatawan mencapai lokasi wisata.

"Akses jalan yang semakin baik akan menunjang perekonomian masyarakat di kawasan wisata," kata Menteri Basuki saat berkeliling di kawasan Labuan Bajo, NTT, seperti dikutip Rabu (22/1).

Program penanganan jalan di KSPN Labuan Bajo pada tahun ini meliputi 9 paket. Terdiri atas 5 paket pekerjaan penanganan ruas dalam kota sepanjang 16,8 kilometer, yakni peningkatan jalan, trotoar, dan drainase Jalan Soekarno Atas (2,19 km), Jalan Soekarno Bawah (2,01 km), Jalan Simpang Pede (4,51 km), Jalan Yohannes Sahadun (4,05 km), dan peningkatan jalan kawasan pariwisata Waecicu (4 km) dengan total anggaran Rp250 miliar.

1 dari 1 halaman

Infrastruktur Lainnya

Pelabuhan khusus logistik atau multipurpose Wae Klambu juga dibangun untuk menggantikan pelabuhan lama yang berada di tengah Kota Labuan Bajo. Lokasi pelabuhan logistik yang akan dibangun hanya 19 menit waktu tempuh dari Bandara Komodo dan dari pusat kota Labuan Bajo.

Kementerian PUPR tengah menyiapkan program peningkatan jalan dari Simpang Manjerite hingga dalam Kota Labuan Bajo sepanjang 9 km. Ketersediaan infrastruktur jalan tersebut sangat krusial untuk menunjang operasional peti kemas yang mendistribusikan logistik dari Pelabuhan Wae Klambu menuju pusat kota Labuan Bajo atau sebaliknya.

"Nanti kontainer tetap di pelabuhan, kemudian logistik didistribusikan dengan truk-truk ukuran sedang hingga kecil. Meskipun truk biasa tapi masih banyak tanjakan yang tinggi dan tikungan. Jadi itu yang akan kita perbaiki, untuk tikungan kita jadikan sodetan dan untuk yang tanjakan akan dipotong. Kemudian setelah padat akan di lebarkan dari 6 meter menuju standar 7 meter," tuturnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
Labuan Bajo Bakal Disulap Menjadi Kota Tepi Pantai Terbaik Dunia
Kronologi Kapal Ditumpangi Wartawan Istana Kepresidenan Terbalik di Labuan Bajo
Menteri Basuki: Jadi Wisata Premium, Labuan Bajo Harus Artistik
Jokowi Resmikan Hotel Bintang 4 di Labuan Bajo, Tengok Fasilitasnya
Jokowi Sulap Puncak Waringin Labuan Bajo Jadi Creatif Hub, Apa Itu?
Mimpi Besar Jokowi Jadikan Labuan Bajo Kawasan Wisata Super Premium

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.