KEN sarankan presiden hilangkan ketidakpastian

KEN sarankan presiden hilangkan ketidakpastian
Drum Minyak. merdeka.com/dok
EKONOMI | 11 April 2012 12:07 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Komite Ekonomi Nasional (KEN) telah memberikan saran kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyo untuk menghilangkan faktor ketidakpastian ekonomi yang bisa menyebabkan penurunan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Ketua KEN Chaerul Tanjung mengatakan bahwa akhir-akhir ini Indonesia dihiasi oleh ketidakpastian dengan batalnya kenaikan harga BBM.

"Kita tahu dengan masalah BBM ini ada masalah ketidakpastian ekonomi. Kita minta presiden untuk menyelesaikan ketidakpastian ekonomi," ujar Chaerul di Jakarta, Rabu (11/4).

Dia mengungkapkan, jika ketidakpastian ini bisa disingkirkan maka masalah sosial dan politik bisa selesai dan membantu akselerasi pertumbuhan Indonesia.

Chaerul memperkirakan tahun ini Indonesia bisa tumbuh sesuai dengan target pemerintah pada APBNP tahun ini yaitu 6,3 persen hingga 6,7 persen.

Dia juga mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi tahun ini masih akan didukung oleh konsumsi domestik. Sementara dari sektor investasi, Chaerul mengaku tidak khawatir.

Hong Kong saat ini sudah bersedia menjadi jendela Indonesia atau menjadi akses untuk investasi di Indonesia.

"Korea, misalnya, menganggap Indonesia sebagai partner utama untuk melakukan investasi dan mereka ingin berpatner bukan hanya pemerintahnya, tapi juga dunia usahanya," jelas dia.

 

(mdk/rin)

TOPIK TERKAIT

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami