Keputusan Akhir Pembukaan Wisata Lokal Berada di Tangan Pemerintah Daerah

Keputusan Akhir Pembukaan Wisata Lokal Berada di Tangan Pemerintah Daerah
Turis berjemur di Kuta. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko
UANG | 19 April 2021 15:30 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Pemerintah Jokowi resmi melarang Mudik Lebaran 2021. Kebijakan ini diambil untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di tingkat daerah. Namun, di tengah pelarangan ini, wisata-wisata lokal tetap diizinkan buka dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, keputusan akhir untuk pembukaan tempat wisata lokal dan ekonomi kreatif di daerah-daerah berada di tangan pemerintah setempat. Artinya jika penyebaran Covid-19 meningkat, maka keputusannya adalah menutup, dan sebaliknya.

"Jika angka penyebaran Covid-19 meningkat maka keputusan untuk menutup tempat-tempat destinasi wisata dan ekonomi kreatif akan ada di tangan pemerintah setempat," kata dia dalam Weekly Press Briefing, Senin (19/4).

Oleh karena itu, dia meminta kepada sektor wisata-wisata lokal dan ekonomi kreatif untuk menjamin dan memastikan agar protokol kesehatan tetap dilakukan. Mulai dari kapasitas 50 persen pengunjung, dan protokol kesehatan 3M dan 3T.

Sebab, tidak menutup kemungkinan meski pelarangan mudik dilakukan, akan tetap ada alternatif kunjungan oleh masyarakat dalam bingkai PPKM skala mikro.

"Ini kami harapkan semua destinasi wisata ekonomi kreatif sentra sentra ekonomi kreatif patuh dan patut menyiapkan dari mematuhi protokol kesehatan yang ketat dan disiplin. Itu yang kita ingin saya sampaikan secara jelas dan tegas," jelasnya.

Baca Selanjutnya: Bukan Bagian Masalah...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami