Kereta layang Bekasi - Jakarta milik Adhi Karya dibangun tahun ini

UANG | 29 April 2015 09:21 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - Menteri badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyiapkan dana sekitar Rp 300 triliun untuk disalurkan kepada perusahaan pelat merah pada tahun ini. Dana ini akan digunakan untuk berbagai kegiatan pembangunan yang masuk dalam proyek BUMN.

salah satu proyek yang akan dikerjakan tahun ini adalah pembangunan kereta layang dari Bekasi - Jakarta, Bogor - Jakarta, dan Tangerang - Jakarta milik Adhi Karya. Menurut Rini, total biaya yang dibutuhkan mencapai Rp 9 triliun.

"Banyak sekali aktivitas pembangunan yang akan dilakukan oleh BUMN-BUMN yang tahun ini proyek-proyeknya akan dimulai secara total mungkin akan mencapai sampai Rp300 triliun," kata Rini seperti dikutip Antara, Jakarta, Selasa (29/4).

Pada awal kuartal pertama, pihaknya sudah mulai pembangunan pelabuhan Kuala Tanjung dan jalan tol Medan-Binjai yang masih berlanjut dengan total investasi hampir mencapai Rp 10 triliun .Rini kembali menegaskan, PT Adhikarya pada 2015 akan memulai proyek kereta layang Bekasi-Jakarta, Bogor-Jakarta, dan Tangerang-Jakarta.

Selain itu, Rini mengatakan dalam waktu dekat akan dimulai pembangunan jalan Bakauheni dan Palembang-Indralaya.

"Sebentar lagi dengan selesainya nomenklatur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dapat dimulai pembangunan jalan Bakauheni dan Palembang-Indralaya yang total investasinya Rp 40 triliun," ujarnya.

Pendanaan itu juga termasuk pembangunan pengolahan nikel di Halmahera dan pembangunan pengolahan emas di Gresik dengan total investasi sekitar Rp 18,5 triliun.

Dana pembangunan itu juga akan disalurkan pada pembangunan pelabuhan-pelabuhan di Indonesia bagian timur, bandara seperti Bandara Soekarno-Hatta, dan pembangunan jalur kereta.

Selain itu, pembangunan 'power plan' yang diharapkan memiliki daya lebih kurang 5.000 mega watt mulai dibangun pada 2015.

Dana juga akan dialokasikan pada program pembangunan transmisi trans Sumatra sepanjang 500 kilometer.

Baca juga:
Berubah pikiran, Ahok bakal lanjutkan proyek monorail di Jakarta
Jokowi ajak Djarot, Aher dan Pakde Karwo benahi transportasi massal
Pemutusan kontrak monorail oleh Ahok bakal rusak iklim investasi
Rusak pemandangan Ibu Kota, tiang monorail segera dibongkar
Politikus PDIP DKI minta tiang monorail tak usah dihancurkan

(mdk/idr)

BERI KOMENTAR
Join Merdeka.com