Kesetaraan Gender Indonesia Peringkat 85, Tertinggal dari Myanmar dan Filipina

Kesetaraan Gender Indonesia Peringkat 85, Tertinggal dari Myanmar dan Filipina
UANG | 18 Februari 2020 18:53 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kesetaraan gender masih menjadi satu tantangan besar secara global meski penting dari sisi moralitas ataupun keadilan, bahkan menjadi salah satu penopang dalam sektor ekonomi sebuah Negara. Bahkan tidak semua negara maju sudah mengalami kesetaraan gender, khususnya dalam partisipasi wanita di dunia kerja.

Global Gender Gap Report 2020 yang dirilis Forum Ekonomi Dunia (World Forum Economic/ WEF), memberikan gambaran cukup mengejutkan. Secara global, dalam laporan yang penelitiannya dilakukan dari 153 negara baik di Kawasan Asia Pasifik, Australia, Afrika, Amerika dan Eropa dinyatakan kesetaraan gender sudah mencapai 68,6 persen.

"Namun masih tersisa 31,4 persen kesenjangan gender yang harus ditutup agar kesetaraan gender tercapai optimal," ujar Executive Director Indonesia Business Coalition for Women Empowerment (IBCWE) Maya Juwita di Kantor Merdeka.com, Jakarta, Selasa (18/2).

Berdasarkan keempat subindeks tersebut, kesejangan gender paling besar terjadi pada subindeks Politik. Tercatat hanya 24,7 persen kesenjangan gender yang bisa tertutupi pada subindeks ini. Kesenjangan gender juga masih terjadi pada subindeks Partisipasi Ekonomi dan Kesempatan Berusaha, meskipun kesenjangan gender sudah berhasil ditutup hingga 57,8 persen.

Pada subindeks Pendidikan dan Kesehatan secara global, kesetaraan gender mencapai performa cukup baik. Kesetaraan gender pada subindeks Pendidikan berhasil mencapai 96,1 persen dan Kesehatan mencapai 95,7 persen.

Melihat besarnya kesenjangan gender yang masih terjadi pada kedua subindeks tersebut secara global, WEF menyatakan dibutuhkan 99 tahun lebih untuk bisa mencapai kesetaraan gender secara optimal. Bahkan, dari 153 negara, hanya 40 negara yang sudah mencapai kesetaraan gender secara optimal. 10 diantaranya menjadi negara negara yang tingkat kesetaraan gendernya paling optimal.

Peringkat pertama diraih oleh Islandia, sebagai negara yang sudah mencapai kesetaraan gender secara optimal. Posisi kedua diraih Norwegia, kemudian disusul oleh Finlandia pada peringkat ketiga, Swedia meraih peringkat keempat, Nicaragua peringkat kelima, Peringkat keenam hingga kesepuluh diraih oleh New Zealand, Irlandia, Spanyol, Rwanda dan Jerman.

"Dari indeks secara keseluruhan, Indonesia menempati posisi 85, menutup 70 persen dari kesenjangan gendernya. Indonesia masih lebih rendah dibanding Myanmar yang ada di atas kita. Walau beda tipis tapi tetap saja kita tertinggal," jelas Maya.

Dikutip dari laman resmi IBCWE, pada partisipasi perempuan di subindeks Ekonomi dan Kesempatan Berusaha, Indonesia menempati posisi ke 68 dari 153 negara. WEF mencatat, Indonesia mengalami peningkatan yang cukup signifikan dalam hal partisipasi perempuan di subindeks ini.

Baca Selanjutnya: Indonesia Meningkat Signifikan...

Halaman

(mdk/did)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami