Ketentuan Peserta CPNS 2021 Tetap Bisa Ikut Tes SKD Meski Belum Vaksinasi Covid-19

Ketentuan Peserta CPNS 2021 Tetap Bisa Ikut Tes SKD Meski Belum Vaksinasi Covid-19
Tes CPNS dengan protokol kesehatan di Surabaya. ©JUNI KRISWANTO/AFP
EKONOMI | 25 Agustus 2021 14:55 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Peserta CPNS 2021 dan PPPK non-guru di wilayah Jawa, Madura dan Bali wajib mendapat suntikan vaksin Covid-19 dosis pertama agar bisa mengikuti ujian seleksi kompetensi dasar atau SKD.

Namun, Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberi pengecualian bagi peserta yang tidak bisa divaksin karena alasan tertentu, untuk tetap dapat mengikuti ujian SKD CPNS.

Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN, Suharmen, menjabarkan kriteria orang yang tetap bisa melaksanakan tes SKD CPNS 2021 dan seleksi kompetensi PPPK non-Guru meski belum divaksin. Seperti ibu hamil atau menyusui, penyintas Covid-19 yang belum 3 bulan, hingga penderita komorbid.

"Maka yang bersangkutan wajib membawa surat keterangan dokter yang menyatakan bahwa peserta tersebut tidak bisa divaksin," ujar Suharmen dalam sesi teleconference, Rabu (25/8).

"Jadi mereka tetap diberikan kesempatan tapi harus membawa surat keterangan dokter yang menyatakan bahwa mereka tidak bisa divaksin karena beberapa alasan," jelas dia.

BKN disebutnya telah menggelar rapat koordinasi dengan seluruh instansi untuk memastikan ketersediaan vaksin dan memobilisasi percepatan vaksinasi, khususnya bagi peserta SKD CPNS.

2 dari 2 halaman

Ketentuan Lain

ketentuan peserta cpns 2021 tetap bisa ikut tes skd meski belum vaksinasi covid-19

Tapi jika ketersediaan vaksin Covid-19 di suatu daerah belum mencukupi, maka peserta dari kawasan tersebut akan dipertimbangkan untuk tetap bisa ikut ujian SKD CPNS 2021 dan seleksi kompetensi PPPK non-guru.

"Apabila ketersediaan vaksin pada H-3 ternyata tidak mencukupi, maka pansel instansi dapat memutuskan berkoordinasi dengan kami di pusat, apakah peserta tadi wajib atau tidak wajib untuk divaksin," terang Suharmen.

"Kami tentu sangat mendorong, prinsip utamanya kita tidak boleh merugikan para peserta. Jadi memang ada kebijakan pemerintah yang harus kita penuhi. Tapi yang ketersediaan vaksin di daerahnya minim, mereka bisa bersurat apakah tetap bisa atau tidak mengikuti SKD CPNS," tandasnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com

(mdk/bim)

Baca juga:
Peserta Positif Covid-19 saat Ingin Tes SKD CPNS, Bagaimana Nasibnya?
Peserta Seleksi CASN Wajib Swab PCR atau Antigen sebelum Ikuti SKD
3.945 Peserta CPNS Hingga PPPK BKN Dinyatakan Lolos Seleksi Administrasi
2.598 Pelamar CPNS Lolos Seleksi Administrasi di Kementerian PANRB
65.344 Pelamar Lolos Administrasi, Kemenag Ingatkan CASN Hindari Calo Janjikan Lulus
Selamat Bagi Peserta CPNS Lolos Seleksi Administrasi,Berikut Kisi-Kisi untuk Soal SKD
BKN Minta Pelamar CPNS Bersabar, Beberapa Hasil Seleksi Administrasi Keluar Besok

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami