Ketua DPR Minta Pemerintah Kaji Ulang Aturan Impor Ayam dari Brasil

UANG | 8 Agustus 2019 18:12 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo meminta pemerintah untuk mengkaji kembali aturan dan standar daging ayam impor. Hal itu seiring dengan adanya wacana Indonesia akan membuka pasar bagi produk daging ayam dari Brasil.

"Mendorong Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama Kementerian Pertanian (Kementan) untuk melakukan kajian mengenai aturan, besaran jumlah daging ayam yang diimpor, dan standar yang harus dipenuhi Brasil dalam ekspor daging ayam ke Indonesia, terutama dari segi kesehatan, kelayakan konsumsi, dan sertifikasi halal," ujar Bambang seperti ditulis Antara, Jakarta, Kamis (8/8).

Selain itu dia juga mendesak pemerintah menyiapkan langkah antisipasi kemungkinan anjloknya harga ayam dalam negeri akibat adanya impor daging ayam dari Brasil. Sehingga upaya tersebut dapat mencegah peternak kembali mengalami kerugian karena tidak bisa bersaing dengan daging ayam impor.

Pemerintah dalam hal ini Kemendag, kata dia, harus melakukan negosiasi perdagangan dengan Brasil agar Negeri Samba itu dapat bekerja sama dalam menerima ekspor komoditas maupun barang-barang lainnya hasil produksi Indonesia.

Sebelumnya, Indonesia bakal membuka keran impor bagi komoditas ayam asal Brasil. Hal ini menyusul kekalahan Indonesia atas gugatan yang diajukan pemerintah Brasil ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Direktur Perundingan APEC dan Organisasi Internasional Kementerian Perdagangan Antonius Yudi Triantoro mengatakan, komoditas daging ayam yang masuk ke Indonesia dari Brasil tetap harus memenuhi syarat halal, salah satunya berlabel halal.

Syarat ini pun sudah diamini oleh pemerintah Brasil dan Organisasi Dagang Dunia (WTO). "Brasil mengakui itu, masuk Indonesia harus halal, WTO juga akui itu. Produk hewan jelas harus ada itu ya," kata dia, di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta.

Baca juga:
Uni Eropa Sebut Masalah Palm Oil Tak Pengaruhi Kerja Sama dengan Asean
OTT KPK Terkait Impor Bawang, Duit Dollar AS akan Disetor ke Anggota DPR Disita
Kalah Gugatan di WTO, Indonesia Buka Keran Impor Ayam Brasil
Mentan Amran Minta Eksportir Tak Bikin Petani Rugi
2019, Mentan Amran Targetkan Ekspor Pertanian Meningkat Hingga 45 Juta Ton
Jurus Sharp Capai Target Ekspor 30 Persen di 2025
Wapres JK Desak Penyelesaian Perundingan 3 Perjanjian Perdagangan Bebas di Akhir 2019

(mdk/did)