Ketua DPR Sebut BPJS Kesehatan Tak Mungkin Surplus Walau Iuran Naik

Ketua DPR Sebut BPJS Kesehatan Tak Mungkin Surplus Walau Iuran Naik
Puan Maharani. ©2018 Istimewa
UANG | 18 Februari 2020 15:50 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Ketua DPR Puan Maharani menyatakan tidak mungkin BPJS Kesehatan bakal mendapat surplus meskipun iuran naik. Menurutnya, BPJS Kesehatan memiliki banyak masalah.

"BPJS itu banyak masalah jadi saya harus sampaikan ini, dan kenapa seperti itu jadi enggak ada surplus Rp32, berapa triliun itu apa, mungkin ada surplus? Enggak mungkin ada surplus lah," ujar Puan saat rapat gabungan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/2).

Puan berdalih, tidak mungkin BPJS surplus jika masih diberikan suntikan dana oleh Kementerian Keuangan.

"Makanya dibayar Rp13,5 triliun oleh kementerian keuangan, bahkan masih sekarang Rp15,5 triliun lagi harus dibayar, jadi mau surplus dari mana? Cari dikorek-korek ke mana juga enggak akan ada surplusnya," ujar Ketua DPP PDIP itu.

Puan mengingatkan, BPJS tidak boleh melakukan bisnis. Dia mengingatkan BPJS fokusnya untuk menyehatkan keuangan internal maupun kesehatan masyarakat.

"Semangatnya adalah gotong royong memperbaiki bagaimana BPJS ini sehat, bagaimana pelayanan ini sehat, bagaimana kementerian kesehatan itu bisa bersinergi dengan BPJS kesehatan," paparnya.

Baca Selanjutnya: Tagih Data...

Halaman

(mdk/did)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami