Kimia Farma ekspor-impor obat dengan Vietnam

Kimia Farma ekspor-impor obat dengan Vietnam
Ilustrasi obat. merdeka.com/Rick Friedman
EKONOMI | 14 Mei 2012 13:46 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) membidik pasar farmasi di Vietnam lantaran pertumbuhannya yang cukup signifikan. Saat ini, Kimia Farma tengah menjajaki kegiatan ekspor impor obat-obatan dengan negara tersebut.

Direktur Utama Kimia Farma M. Syamsul Arifin menjelaskan, kerja sama dengan Vietnam merupakan bagian dari fokus pengembangan perseroan di Asia Tenggara. "Apalagi pertumbuhan farmasi di Vietnam menjadi yang tertinggi dibandingkan dengan negara di Asia Tenggara lainnya," ungkap Syamsul saat publik expose di Hotel Aryadutha, di Jakarta, Senin (14/5).

Dia menyebutkan, pada dasarnya Indonesia juga masuk dalam negara dengan pasar farmasi yang tumbuh 13-16 persen dan telah menjadi tujuan pasar dunia farmasi. Indonesia masuk dalam 17 negara pasar farmasi bersama China, Rusia, India, Afrika Selatan, Thailand, dan lainnya. Selain dengan Vietnam, BUMN ini juga sedang menjajaki kerja sama dalam bidang apotek terutama dengan Singapura dan Malaysia.

Di sisi lain, pasar obat generik Kimia Farma mencapai Rp 3,5 triliun di 2011. Obat generik bermerek menguasai pasar Indonesia Rp 33 triliun, dan obat originator Rp 5,4 triliun. Untuk itu, perseroan juga akan fokus untuk memasarkan obat generik yang dinilai belum terlalu populer atau kurang diminati pasar.

"Ke depannya, perseroan juga harus fokus di pasar Daftar Obat Wajib Apotek (DOWA), biar obat bisa langsung dijual ke pasien," tambahnya.

(mdk/oer)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami