Kisah Bos Se'i Sapiku Indonesia, Bangkit di Tengah Pandemi dan Pekerjakan Korban PHK

Kisah Bos Se'i Sapiku Indonesia, Bangkit di Tengah Pandemi dan Pekerjakan Korban PHK
UANG | 21 September 2020 11:34 Reporter : Kirom

Merdeka.com - Berbisnis di masa Pandemi dengan penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang terus mengalami perpanjangan waktu, membuat pelaku usaha kecil menengah (UKM) harus super kreatif. Tentunya demi peningkatan penjualan dan perolehan laba yang sesuai, agar usaha yang dijalankan tidak malah gulung tikar karena melemahnya daya beli masyarakat.

"Kita tidak boleh pasrah terhadap kondisi saat ini, seharusnya kita lebih kreatif dan inovatif agar usaha kita bisa tetap berjalan," terang pemilik usaha Se'i Sapiku Indonesia, Muhamad Taslim Rachim ditemui di saat pembukaan gerai resto di BSD Tangerang Selatan, Senin (21/9).

Sebagai pengusaha kuliner, Taslim sebelumnya mengaku sempat sangat terpukul dengan kondisi Pandemi, yang memaksa gerai restorannya tidak beroperasi. "Waktu itu sangat bingung, saya berpikir ini (usaha) selesai. Dan hampir semua pengusaha kuliner menjual makanan dalam bentuk frozen (beku), dari situ ada harapan. Artinya peluang selalu ada," ucap pria 28 tahun ini.

Dari harapan itu, dia bertekad tidak merumahkan sementara dan tetap mempekerjakan seluruh pekerjanya yang ada. Sehingga aktivitas usahanya bisa tetap berjalan dengan mengandalkan jualan makanan beku.

"Kemudian teman-teman online (ojol) minta agar menjual matang, dengan konsep take away. Akhirnya penjualan berangsur pulih. Meski jauh merosot dari kondisi normal," ungkap dia.

Meski begitu, dia tetap optimis dalam menjalankan roda usaha kuliner yang digelutinya. Dia berkeyakinan kegiatan usaha yang dijalankannya saat ini, lebih banyak membawa manfaat bagi karyawan dan pengemudi ojek online.

"Mungkin pengusaha lain malah berpikir aneh, karena membuka cabang di masa sulit. Tapi itu saya lakukan karena niat saya ingin membantu mereka yang menganggur akibat Covid-19. Bapak-bapak ojol, juga punya order dari usaha ini," ungkapnya.

Baca Selanjutnya: Dia mengaku saat membuka 30...

Halaman

(mdk/azz)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami