Kisah Miliuner Bill Hwang, Berharta Rp291,3 Triliun dan Bangkrut dalam 2 Hari

Kisah Miliuner Bill Hwang, Berharta Rp291,3 Triliun dan Bangkrut dalam 2 Hari
Bill Hwang. ©2021 youtube
UANG | 18 April 2021 07:00 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Miliuner Bill Hwang berhasil menumpuk kekayaan USD 20 miliar atau sekitar Rp291,3 triliun melalui investasi saham. Namun demikian, kekayaan tersebut hilang hanya dalam waktu 2 hari, atau tepatnya pada Maret 2021.

Hwang alumnus dari dana lindung nilai ternama, Tiger Management pada awalnya hanya memiliki kekayaan sekitar USD 200 juta (Rp2,9 triliun). Kemudian, pada 2013 dia berhasil mengubahnya menjadi kekayaan bersih USD 20 miliar (Rp291,3 triliun) karena investasi yang sukses pada perusahaan teknologi, kata Bloomberg.

Namun, keuntungannya anjlok pada akhir Maret, ketika utangnya mulai bengkak dan banknya menjual sebagian besar sahamnya bernilai sekitar USD 35 miliar (Rp511,5 triliun), seperti yang dilansir dari Business Insider..

Bloomberg mengutip sumber yang mengetahui investasi Hwang, melaporkan bahwa investasi awal Hwang dilakukan melalui perusahaan keluarga, Archegos Capital Management, di perusahaan pemesanan perjalanan Expedia, LinkedIn, dan Netflix, dengan mengantongi keuntungan terakhir sebesar USD 1 miliar (Rp14,6 triliun).

Kemudian, investasinya melebar ke beberapa media konglomerat, seperti ViacomCBS dan Discovery. Dia juga menanam saham di perusahaan teknologi China, seperti Baidu dan GSX Techedu.

Hingga kuartal terakhir 2020, investasi Hwang membuat sahamnya melejit lebih dari 30 persen. Itu membuatnya tergiur untuk bermain lebih jauh. Namun, keuntungannya mulai anjlok pada 22 Maret, menyebabkan bank besar yang meminjamkan dana dan memproses perdagangannya meminta lebih banyak uang jaminan atau margin call.

Baca Selanjutnya: Tergiur Investasi Berakhir Bangkrut...

Halaman

(mdk/idr)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami