KKP Salurkan 2,3 Juta Benur untuk Pembudidaya di Tuban

KKP Salurkan 2,3 Juta Benur untuk Pembudidaya di Tuban
Benih lobster. ©2021 Merdeka.com
UANG | 19 April 2021 19:37 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Program bantuan benih dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali disalurkan melalui Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Situbondo kepada pembudidaya di 3 (tiga) desa yakni Desa Suwalan, Desa Temaji dan Desa Socorejo di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur. Total bantuan berupa benur udang vaname yang diserahkan sebanyak 2.368.000 ekor.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto, mengatakan penyaluran program bantuan seperti bantuan benih terus dikebut pelaksanaannya guna mendukung program-program prioritas KKP.

"Pemerintah terus menggenjot distribusi program bantuan kepada masyarakat untuk mendukung kebijakan pemulihan ekonomi nasional (PEN). Hal ini juga sejalan dengan terus membaiknya perekonomian Tanah Air, sehingga permintaan akan produk perikanan terus menanjak baik untuk pemenuhan kebutuhan bahan baku industri maupun kebutuhan konsumsi protein rumah tangga," kata Slamet dalam keterangannya pada Senin (19/4).

Dia menilai program pemerintah dalam mencairkan berbagai stimulus melalui kebijakan PEN dapat berjalan dengan lancar berkat dukungan berbagai elemen seperti pemerintah pusat, daerah, akademisi, pihak swasta maupun masyarakat sendiri.

"Perikanan budidaya menjadi salah satu sektor andalan dalam memperbaiki laju perekonomian dengan meningkatkan produksi komoditas unggulan melalui pembangunan klaster kawasan budidaya yang berkelanjutan. Komoditas unggulan seperti udang, lobster dan rumput laut diproduksi dengan memperhatikan jaminan mutu serta memiliki nilai tambah agar dapat menjadi tumpuan ekspor," imbuhnya.

Lebih lanjut, Slamet menambahkan bahwa produk perikanan budidaya yang memenuhi standar keamanan pangan yang dibutuhkan pasar ekspor, membutuhkan ketelatenan pelaku usaha budidaya dalam menerapkan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) serta dukungan pengembangan inovasi dan teknologi akuakultur di masa mendatang.

Sementara itu, Kepala BPBAP Situbondo Nono Hartanto, mengungkapkan penentuan lokasi penerima bantuan telah melalui tahap seleksi, identifikasi teknis dan verifikasi yang ketat agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran serta dapat meningkatkan produktivitas maupun pendapatan dari pembudidaya.

"Keberhasilan pembudidaya juga didukung dengan benur berkualitas yang memiliki keseragaman yang baik, kuat dan dihasilkan dari induk unggul dari unit pembenihan bersertifikat seperti di balai kami," tutur Nono.

Pemilihan lokasi di Tuban juga karena lokasi pantai utara Pulau Jawa termasuk dalam rencana kerja pemerintah, sebagai salah satu lokasi prioritas sentra produksi udang nasional yang ditetapkan oleh Bappenas.

Adapun hingga pertengahan bulan April 2021, BPBAP Situbondo telah menyebar bantuan benih ikan sebanyak 19,4 juta ekor kepada pembudidaya di wilayah kerjanya.

Reporter: Andina Librianty

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
Sidang Kasus Suap Ekspor Lobster Dilanjutkan Pekan Depan
Terdakwa Suap Izin Ekspor Benih Lobster Siswadhi Ajukan Justice Collaborator
KKP Sebut Vietnam Impor Benih Lobster dari RI, Tapi Tak Mau Bagi Ilmu Budidaya
KKP: Kita Tak Akan Pernah Lagi Beri Izin Ekspor Benih Lobster
Baca Pleidoi, Penyuap Edhy Prabowo Harap Hakim Terima Permohonan Justice Collaborator
Penyelundupan 23.230 Benih Lobster ke Singapura Digagalkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami