Klaim arus mudik Lebaran lancar, Menteri Basuki sebut berkat kehadiran tol baru

Klaim arus mudik Lebaran lancar, Menteri Basuki sebut berkat kehadiran tol baru
UANG | 24 Juli 2018 16:32 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) hari ini menggelar rapat kerja bersama kementerian dan lembaga, membahas seputar evaluasi sarana dan prasarana transportasi dalam rangka penanganan arus mudik Lebaran 2018.

Pada kesempatan tersebut, hadir beberapa tokoh seperti Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, pihak perwakilan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan Jasa Raharja, serta Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Royke Lumowa.

Dalam laporannya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, mengatakan arus mudik Lebaran 2018 bisa berjalan lancar lantaran opsi pilihan moda transportasi dan jalur yang dapat digunakan lebih banyak dibanding tahun sebelumnya.

"Para pemudik memiliki berbagai alternatif moda transportasi. Khusus untuk transportasi jalan raya, tersedia pilihan menggunakan ruas-ruas jalan nasional dan jalan tol. Seperti jalan nasional Jawa yang 90 persen dalam kondisi mantap. Lalu tol Jakarta-Surabaya sepanjang 760 km yang telah dapat dimanfaatkan sesuai rencana untuk mendukung layanan mudik Lebaran," paparnya di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (24/7).

Dia turut menyampaikan beberapa fakta yang mengindikasikan arus mudik 2019 dapat berjalan dengan lebih baik lagi. Sebagai contoh, Tol Merak-Pasuruan sepanjang 920 kilometer (Km) akan seluruhnya operasional pada saat mudik tahun depan.

"Terus yang kedua, jalan lingkar Tonjong pada ruas Prupuk-Bumiayu-Purwokerto dan Underpass Karangsawah sudah akan diselesaikan pada 2018 ini. Sehingga masalah perlintasan sebidang karena adanya jalur lintas kereta api di sana Insya Allah tidak akan terjadi lagi pada 2019," jelas dia.

Dia juga menambahkan, keberadaan rest area dengan kapasitas layanan yang lebih baik dan lengkap akan terus ditambah serta ditingkatkan. Selain itu, lanjutnya, integrasi tarif transaksi dan ketersediaan jalan tol bakal lebih diperluas.

"Pokoknya kemantapan jalan nasional terus ditingkatkan sehingga tetap menjadi alternatif rute yang aman, nyaman, selamat, dan efisien dari sisi waktu. Kita juga terus koordinasi dengan pihak kementerian dan lembaga terkait, sehingga Mudik Bareng Guyub Rukun 2019 dapat terwujud," tuturnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com (mdk/bim)


Selama masa mudik Lebaran, terjadi 10 kali kasus pelemparan kereta api
Masa operasional kereta api tambahan Lebaran diperpanjang
Korban tewas kecelakaan selama mudik lebaran di Sumsel naik
Musim mudik usai, tol fungsional Solo-Salatiga dan Sragen-Ngawi ditutup
8 Kecelakaan terjadi di Tol Salatiga-Ngawi selama arus mudik dan balik
Pemerintah klaim masyarakat lebih mudah mudik Lebaran 2018
Arus balik H+9 Lebaran menuju Bali masih terlihat ramai

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami