Komisi XI DPR Pilih Doni Joewono Sebagai Deputi Gubernur BI Baru

Komisi XI DPR Pilih Doni Joewono Sebagai Deputi Gubernur BI Baru
UANG | 13 Juli 2020 15:43 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi menetapkan Doni Primanto Joewono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) untuk menggantikan posisi Erwin Rijanto. Doni menang dengan dua calon lainnya, yakni Juda Agung dan Aida S Budiman.

"Doni P Joewono dipilih secara aklamasi dan musyawarah mufakat," kata anggota Komisi XI DPR RI Hendrawan Supratikno, Senin (13/7).

Dengan keputusan ini, Doni akan berstatus sebagai Deputi Gubernur BI selama 5 tahun mendatang, yakni untuk periode 2020-2025. Adapun Doni Primanto Joewono merupakan calon terakhir yang menjalani uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) di Komisi XI pada Rabu (8/7/2020) kemarin.

Sebelumnya, dia merupakan Kepala Departemen Sumber Daya Manusia (SDM) Bank Indonesia.

1 dari 1 halaman

Rencana Kerja Doni

doni rev1

Dalam pemaparannya, Doni menekankan fokus pada pemulihan ekonomi melalui digitalisasi. Menurut dia, salah satu cara untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi yakni dengan berfokus pada pemanfaatan digitalisasi yang saat ini telah dilakukan.

Sebagai contoh, dia menyatakan elektronifikasi pemberian bantuan sosial (bansos) akan mempermudah masa pemulihan ekonomi dalam situasi krisis seperti yang terjadi saat ini.

"Digitalisasi mendorong elektronifikasi bansos sangat efektif. Apalagi dalam kondisi Covid-19, ini adalah untuk mendorong ekonomi, mendorong supaya bansos betul-betul diterima dan menggerakkan ekonomi," tuturnya.

Selain itu, Doni juga bakal mengoptimalkan Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025 untuk memanfaatkan perkembangan digital. Dia menganggap BSPI 2025 memiliki titik keseimbangan dalam upaya mengoptimalkan peluang inovasi digital.

"Titik keseimbangan diperlukan supaya bisa mengoptimalkan peluang yang diusung oleh inovasi digital dan upaya memitigasi risiko. Bank Indonesia harus terus menerus mendorong Blueprint Sistem Pembayaran," ujar Doni.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com

(mdk/bim)

Baca juga:
BI Perpanjang Penyesuaian Jadwal Operasional Hingga Akhir Juli
Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi, Bos BI Buka Ruang Turunkan Suku Bunga
BP Tapera Harus Kantongi Izin Lembaga Keuangan dari Bank Indonesia
Survei BI: Penjualan Eceran Turun di Mei 2020
Pemulihan UMKM Jadi Visi Andalan 3 Calon Deputi Gubernur BI
Calon Deputi Gubernur BI Tawarkan Paket Wisata Ramah Covid-19 untuk Pulihkan Ekonomi
Q&A: Membedah Kucuran Dana Rp30 Triliun ke Bank Pelat Merah

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami