Konsumsi meningkat, penyaluran Premium di Batam ditambah

UANG | 19 Maret 2017 14:42 Reporter : Faiq Hidayat

Merdeka.com - PT Pertamina menambah penyaluran bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium untuk kebutuhan warga Kota Batam Kepulauan Riau, dari rata-rata 17.000 kiloliter per bulan pada 2016, menjadi 18.000 kiloliter per bulan pada awal 2017.

"Ada kenaikan sekitar 6 persen," kata Area Manager Communication and Relations Pertamina Sumbagut, Fitri Erika seperti ditulis Antara Batam, Minggu (19/3).

Dia membantah dugaan perusahaannya mengurangi pasokan Premium di Batam yang menyebabkan ketersediaan terbatas di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Menurut Erika, tren konsumsi BBM Premium yang cenderung meningkat pada awal tahun 2017 sehingga menimbulkan kesan pengurangan pasokan.

"Penyaluran Premium tetap berlangsung normal, dan stok tersedia dalam jumlah yang cukup," kata dia.

Pertamina tidak melakukan pengurangan pasokan Premium. Untuk mencukupi kebutuhan masyarakat, BUMN itu merespons dengan menyediakan BBM dengan jumlah yang cukup di Terminal BBM.

Tidak hanya Premium, Pertamina mencatat tren peningkatan konsumsi juga terjadi pada produk Pertalite.

Pada 2016 konsumsi Pertalite di Batam sekitar 5.380 kiloliter per bulan. Kemudian pada awal 2017 bertambah menjadi 6.200 kiloliter per bulan atau naik 15 persen.

"Baik Premium maupun Pertalite, tetap tersedia dalam jumlah yang cukup dan tetap didistribusikan secara normal. Pasokan BBM Premium melalui 36 SPBU di Batam juga tetap berlangsung," kata Erika.

Dalam beberapa pekan terakhir, Antara memantau antrean pengisian bahan bakar Premium di sejumlah SPBU terlihat mengular.

Warga Batam, Capo, menyatakan terpaksa menyinggahi beberapa SPBU untuk menghindari antrean.

"Sebenarnya, mungkin Premium ada, tapi karena antre panjang, saya coba ke SPBU lain, dan tetap menemukan antrean panjang. Dari SPBU Batam Kota, ke SPBU Baloi, sampai ke SPBU Tiban, waktu itu panjang semua," kata dia.

Baca juga:
Cerita Bupati Bojonegoro diminta doa restu oleh Dirut baru Pertamina
Tahun ini, PHE alokasikan belanja modal Rp 6,75 triliun
Program 100 hari bos baru dan mimpi Pertamina jadi 3 besar dunia
Strategi Elia Massa wujudkan Pertamina jadi perusahaan 3 besar dunia
Kelola Blok Mahakam, Pertamina siapkan dana USD 197 juta

(mdk/idr)