Kredivo Terapkan Teknologi Verifikasi Data dan Pendeteksi Penipuan Setara Bank

UANG | 24 September 2019 13:22 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - Platform kredit digital, Kredivo terus berinovasi melalui teknologinya guna memperluas inklusi keuangan masyarakat. Salah satu fokus Kredivo adalah memastikan teknologinya mampu mempermudah proses kredit dari mulai pengajuan, verifikasi data hingga persetujuan dapat berjalan tanpa hambatan.

Selain itu, Kredivo juga menerapkan teknologi verifikasi data dan pendeteksi penipuan melalui sistem manajemen risiko industri yang mampu mencapai metrik risiko setaraf bank.

Kemampuan tersebut juga mendapat pengakuan dari dua institusi kredibel sekaligus, yaitu The Asian Banker dan IDC.

Komisaris Kredivo, Umang Rustagi mengapresiasi pengakuan terhadap kinerja Kredivo dari institusi kredibel seperti The Asian Banker dan IDC.

"Penghargaan ini akan menjadi dorongan bagi Kredivo untuk terus berinovasi meningkatkan kualitas layanan dan memberi dampak dengan menghadirkan akses kredit yang cepat, aman, dan inklusif kepada jutaan milenial Indonesia."

Di ajang The Asian Banker Indonesia Awards 2019, Kredivo dinobatkan sebagai pemenang dalam kategori 'Best Frictionless Credit Evaluation Initiative'

Dalam catatan The Asian Banker, proses pengajuan dan persetujuan kredit Kredivo sangat cepat dan bebas hambatan. Selain itu, sistem penilaian kredit yang inovatif dan tingkat keakuratannya bersaing dengan bank komersial, serta infrastruktur big data di balik kecepatan dan keakuratan verifikasi dan persetujuan kredit oleh Kredivo

Sementara untuk kemampuannya mencapai metrik risiko setaraf bank, Kredivo kembali dinobatkan sebagai pemenang IDC Digital Transformation Awards dalam kategori Information Visionary di antara 16 kandidat lainnya.

Saat ini ada lebih dari 70 juta orang di kelas menengah Indonesia yang tidak memiliki akses terhadap pinjaman. Kredivo hadir untuk menjembatani hal tersebut dengan memperluas dan mempermudah akses keuangan melalui teknologi inovatif.

Pertumbuhan ini akan terus ditingkatkan, salah satunya melalui kerja sama terbaru Kredivo dengan Partners for Growth V, LP (PFG), perusahaan penyedia pinjaman di Amerika Serikat dan Australia dalam pendanaan lini kredit hingga USD 20 juta.

Baca juga:
3 Tips agar Tak Sengsara Akibat Pinjaman Online Ilegal
BI: Inovasi Fintech Jangan Kebablasan dan Harus Hati-Hati
OJK Tutup 1.300 Fintech Ilegal
Bank Indonesia Contek India dan China Kelola Data Pengguna Fintech
Bos OJK Kaget Ada Orang Pinjam Online 20 Kali dalam Semalam
OJK Atur Kode Etik untuk Perusahaan dan Konsumen Fintech

(mdk/idr)