Kuasai 50 Persen Pasar Global, Pendapatan Konsolidasi Fujitsu Tembus USD 36 Miliar

UANG | 21 November 2019 19:52 Reporter : Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - Perusahaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) asal Jepang, Fujitsu mencatatkan pendapatan konsolidasi USD 36 miliar untuk tahun fiscal yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2019. Pendapatan ini salah satunya disokong dari Fujitsu Indonesia yang telah didirikan sejak tahun 1995 silam.

Saat ini, Fujitsu menawarkan berbagai produk, solusi, dan layanan teknologi. Sekitar 132.000 orang Fujitsu mendukung pelanggan di lebih dari 100 negara.

Country Head of Platform Product Fujitsu Indonesia, Joni Irwanto mengatakan, saat ini Fujitsu telah memegang sekitar 50 persen market share global. Untuk itu Fujitsu berupaya menghadirkan inovasi dan memenuhi kebutuhan konsumen dengan memperkenalkan dan meluncurkan fi-800R.

"Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan memenuhi kebutuhan customer, untuk itu kami memperkenalkan fi-800R, compact scanner yang terkecil untuk kategori image scanner, fi-800R mudah untuk dioperasikan dan ideal untuk ruang kerja yang terbatas seperti resepsionis dan service counter," ujar Joni Irwanto di Jakarta, Kamis (21/11).

Menurutnya, kehadiran scanner fi-800R milik Fujitsu ini, sekaligus untuk memenuhi kebutuhan di berbagai sektor industri yang semakin menuntut efisiensi meja kerja atau area kerja, misalnya seperti perluasan digitalisasi dan otomasi layanan keuangan sehubungan dengan kebangkitan industri FinTech. Inovasi digital yang terus berkembang semakin mengurangi kebutuhan area kerja yang luas.

"Untuk memenuhi kebutuhan ini, kami telah mengembangkan Automatic Document Feeder, dan dapat membantu pemindaian booklet dan dokumen hingga ukuran A4. Perangkat ini juga dilengkapi dengan teknologi pemindai utama yang dapat mengoreksi dokumen miring satu per satu, perangkat lunak yang memeriksa serta menyortir orientasi dokumen yang semakin memudahkan proses pemindaian. Dengan kemudahan operasional semacam ini, diharapkan dapat mengurangi beban kerja serta dapat berdampak optimalisasi untuk memberikan layanan yang baik kepada customer," tambah Joni.

1 dari 1 halaman

Pelanggan Fujitsu

Saat ini, pelanggan Fujitsu di Indonesia terdiri dari beragam industri dan segmentasi, seperti pemerintahan, manufaktur, ritel, minyak dan gas bumi, serta telekomunikasi termasuk perusahaan-perusahaan telekomunikasi dan manufaktur terbesar di Indonesia.

PT Fujitsu Indonesia telah mengantongi sertifikasi ISO 9001:2015 di lingkup layanan dan solusi TIK. Fujitsu menerapkan sistem manajemen kualitas dengan standar yang telah terdaftar di sistem internasional.

"Diperolehnya sertifikasi ISO tersebut,mendorong Fujitsu Indonesia dalam menerapkan pendekatan strategis dalam pengembangan, penerapan, serta peningkatan efektivitas menuju tercapainya kepuasan pelanggan yang lebih baik." (mdk/idr)

Baca juga:
Menperin Minta Cabot Corporation Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal
Menperin Harap Cabot Corporation Bisa Tekan Defisit Perdagangan Rp1,5 Triliun
Genjot Kapasitas Produksi, Cabot Corporation Investasi USD 100 Juta di Cilegon
Kemenperin Akan Pacu Pertumbuhan Produksi Industri Furniture
Melihat Produksi Oncom untuk Pasar Tradisional di Jakarta