Kunjungan Wisman Asal China Turun 93,5 Persen di Februari 2020

Kunjungan Wisman Asal China Turun 93,5 Persen di Februari 2020
UANG | 1 April 2020 14:38 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah wisatawan mancanegara (wisman) mencapai 885.070 kunjungan pada Februari 2020, atau menurun 28,85 persen dibandingkan Februari 2019 yang mencapai 1,24 juta kunjungan. Secara kumulatif, sepanjang Januari-Februari 2020 jumlah kunjungan wisman mengalami penurunan sebesar 11,80 persen.

"Jumlah kunjungan wisman Indonesia mencapai 2,16 juta. Turun 11,80 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 2,45 juta kunjungan," kata Suhariyanto di Kantor BPS, Jakarta Pusat, Rabu (1/4).

Suhariyanto menuturkan, wisman yang datang dari wilayah Asia selain ASEAN memiliki persentase penurunan paling besar dibanding Februari 2019, yaitu sebesar 51,32 persen. Sedangkan persentase kenaikan tertinggi terjadi pada wisman yang datang dari wilayah Eropa, yaitu sebesar 18,35 persen.

Seperti jumlah wisman asal China yang menurun 93,5 persen pada Februari 2020, di mana hanya ada 11.780 wisman yang datang ke Indonesia. Angka ini menurun jika dibandingkan dengan bulan Februari 2019 yang mencapai 94,11 persen yakni mencapai 181.281 kunjungan.

Sementara itu, kunjungan wisman yang datang ke Indonesia paling banyak berasal dari Malaysia sebanyak 175.250 kunjungan atau 19,80 persen. Diikuti Australia 90.660 kunjungan atau 10,24 persen. Singapura 88.740 kunjungan atau 10,03 persen. Lalu Timor Leste 80.700 kunjungan atau 9,12 persen, dan India 41.940 kunjungan atau 4,74 persen.

1 dari 1 halaman

Suhariyanto menjelaskan, kedatangan wisman melalui pintu masuk udara menurun 23,6 persen atau sebesar 558.890 kunjungan. Penurunan tersebut terjadi di seluruh pintu masuk udara kecuali di beberapa wilayah. Di antaranya, Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat dan Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh.

Melalui pintu masuk laut sebanyak 208,46 ribu kunjungan, atau menurun 38,82 persen dibanding Februari 2019, yaitu dari 340.740 kunjungan.

Persentase penurunan tertinggi tercatat di Pelabuhan Tanjung Pinang, Kepulauan Riau sebesar 69,21 persen.Sedangkan kenaikan hanya terjadi di Pelabuhan Tanjung Benoa, Bali sebesar 377,56 persen.

Begitu pula jika dibanding Januari 2020. Jumlah kunjungan wisman yang datang melalui pintu masuk laut mengalami penurunan sebesar 32,23 persen.

Persentase penurunan tertinggi terjadi di Pelabuhan Tanjung Pinang, Kepulauan Riau sebesar 71,04 persen. Sedangkan kenaikan hanya terjadi di Pelabuhan Tanjung Benoa, Bali sebesar 175,87 persen. Sementara itu melalui pintu masuk darat sebanyak 117.720 kunjungan, menurun 31,45 persen dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya, yaitu dari 171.730. (mdk/azz)

Baca juga:
Menko Luhut: WNA Masuk Indonesia Harus di Karantina 2 Minggu
Pingsan di Pantai Sindhu Sanur, Bule Asal Jerman Dievakuasi Petugas Berpakaian APD
Jumlah Turis Asing ke Bali Turun Akibat Virus Corona
Jalan-jalan di Bogor, Sepasang Warga Italia Diperiksa Imigrasi
Cegah Corona, Pemkot Sabang Larang Wisatawan Asing ke Sabang
Tak Ada Penerbangan, Seorang WN China di Sumbar Tak Bisa Pulang Sejak Imlek

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Menolak Bahaya Lebih Baik Daripada Mengejar Manfaat

5