KUR Pertanian Bantu Petani Jalankan Produksi di Tengah Pandemi

KUR Pertanian Bantu Petani Jalankan Produksi di Tengah Pandemi
UANG | 2 Juni 2020 11:06 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) mengapresiasi upaya pemerintah dalam mendorong penyaluran layanan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk sektor Pertanian. KUR ini, dinilai sangat membantu kondisi para petani dan kelompok usaha tani yang terdampak pandemi Corona atau Covid-19.

"Saya kira program KUR ini mampu membantu kondisi mereka (petani dan usaha tani) dalam menjalankan produksi dan usaha taninya. Kesempatan ini harus dimanfaatkan betul-betul dan jangan disia-siakan," ujar ketua KTNA, Winarno Tohir dalam keterangannya, Selasa (2/6).

Dia mengatakan, dengan bantuan KUR, Indonesia bisa bertahan dari berbagai gejolak dan ancaman krisis pangan karena petani terus melakukan produksi. Dia menilai langkah ini sejalan dengan arahan Presiden RI Joko Widodo yang disampaikan dalam berbagai kesempatan.

"Ini menjadi dukungan tersendiri bagi petani agar tetap semangat dalam bertani di tengah pandemi Covid 19 seperti sekarang ini," tegas dia.

Di sisi lain, Winarno berharap, pemerintah memberikan perhatian lebih karena petani merupakan pahlawan pangan yang juga berada di garda terdepan melawan pandemi global corona.

"Untuk itu kita harus saling bekerja sama demi memastikan ketersediaan pangan terpenuhi. Kita juga harus memikirkan nasib para petani agar keberlangsungan pertanian Indonesia tetap terjaga," pintanya.

1 dari 1 halaman

Bantun Tunai

rev1

Sementara itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyampaikan akan memberikan bantuan dana tunai pembelian sarana produksi pertanian sebesar Rp300 ribu kepada 2,76 juta petani miskin. Selain itu, ada juga bantuan benih, pupuk dan pestisida. Semua bantuan ini diberikan bertahap selama 3 bulan ke depan.

"Kementan telah melakukan refocusing anggaran untuk penguatan produksi pertanian, baik untuk penyiapan benih/bibit hingga alsintan. Bahkan untuk penguatan permodalan, pemerintah juga menyiapkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan alokasi dana Rp50 triliun yang dapat dimanfaatkan oleh petani," kata Syahrul.

Terhitung sampai bulan Mei 2020, serapan KUR yang sudah disalurkan Kementan mencapai Rp17 triliun. Selain itu, banyak respon positif yang diberikan oleh petani dengan adanya layanan bantuan program KUR ini. (mdk/idr)

Baca juga:
Pemerintah Gelontorkan Rp285 T Ringankan Beban Cicilan UMKM Terdampak Corona
Bos BRI Ungkap Rincian Hitungan Subsidi Bunga Kredit Usaha yang Terdampak Corona
Pemerintah Beri Subsidi Bunga Kredit Usaha Terdampak Covid-19 Selama Enam Bulan
Bank BUMN Dilaporkan Tetap Tagih Cicilan KUR di Tengah Wabah Corona
11,9 Juta Penerima KUR Bebas Cicilan Pokok 6 Bulan dan Bunga 3 Bulan
KUR BRI Terus Mengucur di Tengah Pandemi Covid-19

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Alur BLT Dana Desa Hingga ke Tangan Warga - MERDEKA BICARA with Mendes Abdul Halim Iskandar

5