Kurangi Jejak Karbon, PT HM Sampoerna Sabet Penghargaan dari Enterprise Asia

UANG | 18 Juni 2019 18:33 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - PT HM Sampoerna Tbk menyabet penghargaan Asia Responsible Enterprise Award 2019 untuk kategori Green Leadership Award di Taipei, Taiwan. Penghargaan ini diberikan oleh Enterprise Asia atas upaya Sampoerna yang dinilai berhasil mengurangi jejak karbon dalam menjalankan usahanya. Enterprise Asia sendiri merupakan sebuah lembaga swadaya masyarakat internasional yang berfokus pada bidang kewirausahaan yang bertanggung jawab.

Salah satu upaya Sampoerna dalam hal ini adalah pengembangan peta jalan global terkait armada kendaraan yang berkelanjutan. Sampoerna berupaya untuk terus mengurangi dampak lingkungan yang dihasilkan dari operasi dan rantai pasokannya.

Pada 2018, penggunaan angkutan truk turun 11 persen. Sebagai gantinya, Sampoerna menggunakan angkutan kapal laut, naik 7 persen, dan kereta api, naik 4 persen. Dengan demikian, Sampoerna berhasil mengurangi produksi karbon sebesar 8,9 persen.

"Kami akan terus melanjutkan inisiatif ini, dan di saat yang bersamaan, berupaya mencari peluang-peluang baru untuk lebih mengurangi jejak karbon aktivitas usaha kami," ujar Ervin Laurence Pakpahan, Head of Stakeholders Regional Relations & CSR Sampoerna.

Ervin juga mengatakan, Sampoerna terbuka akan peluang kerja sama dengan berbagai institusi dalam upaya mengurangi jejak karbon usahanya. Dia mengatakan, Sampoerna memiliki perhatian khusus terhadap upaya berkelanjutan dan energi berkelanjutan yang ramah lingkungan.

"Mengurangi jejak karbon di lingkungan adalah salah satu pilar strategi berkelanjutan Sampoerna. Manajemen lingkungan yang efektif pada mata rantai usaha melampaui apa yang digariskan oleh aturan dan perundang-undangan," kata Ervin.

Presiden of Enterprise Asia Dato' William Ng berharap, penghargaan ini dapat membuat Sampoerna dan para pemenang lainnya semakin termotivasi dalam mengembangkan upaya-upaya berkelanjutan.

"Ketika upaya berkelanjutan dan perubahan sosial telah menjadi bagian dari DNA perusahaan, maka hal ini tak lagi sekedar urusan untung dan rugi," ujarnya.

Sampoerna keluar sebagai pemenang di antara sekitar 200 peserta yang berasal dari 16 negara di Asia, termasuk Singapura, Malaysia, Taiwan, Tiongkok, Filipina, dan Taiwan.

Baca juga:false
Cara PT HM Sampoerna Atasi Masalah Sampah Puntung Rokok
Kata Bos Sampoerna soal Tak Ada Kenaikan Cukai Rokok di 2019
Sampoerna Raih Pendapatan Rp 106,7 Triliun
Deretan Anak Muda Pimpin Perusahaan Raksasa di Indonesia
Strategi HM Sampoerna Tingkatkan Volume Penjualan
HM Sampoerna Tebar Dividen Rp 117,2 per Lembar Saham di 2018

(mdk/idr)