Kurs Rupiah Ditutup Stagnan di Level Rp14.218 per USD

Kurs Rupiah Ditutup Stagnan di Level Rp14.218 per USD
Rupiah. ©2013 Merdeka.com
EKONOMI | 13 Oktober 2021 15:39 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - Nilai tukar atau kurs Rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu sore ditutup stagnan, dibayangi sentimen tapering yang akan mulai dilakukan oleh bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (Fed), pada November mendatang.

Rupiah ditutup stagnan di level Rp14.218 per dolar AS, sama seperti level pada penutupan hari sebelumnya.

"Dolar AS mempertahankan penguatannya akhir-akhir ini karena dipicu oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve akan umumkan pemangkasan pembelian obligasi mereka pada bulan depan," tulis Tim Riset Monex Investindo Futures dalam kajiannya di Jakarta, Rabu (13/10).

Selain itu, kekhawatiran pasar terhadap lonjakan harga energi membuat pasar beralih mencari aset safe haven dolar AS.

Outlook penguatan dolar AS juga datang dari pernyataan terbaru pejabat The Fed. Wakil Ketua The Fed Richard Clarida mengatakan dirinya yakin bahwa standar kemajuan lebih lanjut yang substansial telah lebih dari sekedar terpenuhi, sehubungan dengan stabilitas harga dan semuanya telah dipenuhi terkait dengan mandat ketenagakerjaan.

Dia juga menambahkan pengurangan bertahap pembelian aset obligasi dapat berakhir pada pertengahan tahun 2022.

Dari dalam negeri, jumlah kasus harian Covid-19 pada Selasa (12/10) kemarin mencapai 1.261 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 4,23 juta kasus. Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar Covid-19 mencapai 47 kasus sehingga totalnya mencapai 142.763 kasus.

Sementara itu jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 2.130 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 4,07 juta kasus. Dengan demikian, total kasus aktif Covid-19 mencapai 21.625 kasus.

Untuk vaksinasi, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 101,36 juta orang dan vaksin dosis kedua 58,41 juta orang dari target 208 juta orang yang divaksin.

Rupiah pada pagi hari dibuka stagnan di posisi Rp14.218 per USD. Sepanjang hari, Rupiah bergerak di kisaran Rp14.215 per USD hingga Rp14.224 per USD.

Sementara itu kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Rabu melemah ke posisi Rp14.217 per USD dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.210 per USD. (mdk/idr)

Baca juga:
Nilai Tukar Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp14.217 per USD
Kurs Rupiah Melemah ke Level Rp14.213 per USD
Kurs Rupiah Ditutup Menguat Seiring Terkendalinya Pandemi Covid-19 di Tanah Air
Kurs Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp14.222 per USD
Rupiah Diprediksi Melemah Dipicu Kenaikan Imbal Hasil Surat Utang AS
Rupiah Ditutup Menguat Jelang Rilis Laporan Tenaga Kerja AS

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami