Laba Bersih Bank BNI Tumbuh Tipis jadi Rp7,63 Triliun di Semester I-2019

UANG | 23 Juli 2019 15:43 Reporter : Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) meraup laba bersih sebesar Rp7,63 triliun sepanjang Semester I 2019. Angka tersebut tumbuh tipis yaitu 2,7 persen dari periode yang sama pada tahun lalu yang sebesar Rp7,44 triliun.

Direktur Keuangan BNI, Anggoro Eko Cahyo, menyebutkan BNI juga mencatat pertumbuhan Pendapatan Bunga Bersih sebesar 1 persen yoy , yaitu dari Rp17,45 triliun pada Semester I 2018 menjadi Rp17,61 triliun pada Semester I 2019.

"Dari keseluruhan pertumbuhan Pendapatan Bunga Bersih, Non Interest Income, dan terjaganya biaya operasional yang tumbuh 7 persen, BNI mencatatkan perolehan laba bersih sebesar Rp7,63 triliun pada Semester I 2019 yang tumbuh sebesar 2,7 persen YOY, dari Rp7,44 triliun pada Semester I 2018," kata Anggoro di kantornya, Selasa (23/7).

Selain itu, BNI juga mencatat pertumbuhan Non Interest Income atau fee based income. Di mana pada Semester I 2019 tumbuh 11,6 persen secara year on year (yoy).

"Sebesar 96,5 persen Non Interest Income BNI ditopang oleh recurring fee yang mencatatkan pertumbuhan 16,6 persen yoy menjadi Rp5,2 triliun. Pertumbuhan ini berkontribusi sebesar 21,6 persen terhadap total operating income BNI pada Semester I tahun 2019," jelasnya.

Adapun kenaikan Non Interest Income pada Semester I 2019 didorong oleh kontribusi fee dari segmen business banking, antara lain fee dari trade finance yang tumbuh 15,8 persen, fee sindikasi yang tumbuh 76,5 persen dan fee bank garansi yang tumbuh 1,3 persen.

"Sedangkan sisanya dari pertumbuhan bisnis consumer dan retail antara lain fee pengelolaan kartu debit dengan pertumbuhan 65,3 persen, dan fee bisnis kartu yang tumbuh 12,9 persen," jelasnya.

Dari sisi kualitas aset, NPL Gross BNI tercatat membaik menjadi 1,8 persen pada Semester I 2019 dari periode yang sama di tahun sebelumnya 2,1 persen.

"Credit cost BNI juga menunjukkan perbaikan dengan turun dari 1,7 persen pada Semester I 2018 menjadi 1,4 persen pada Semester I 2019, sementara coverage ratio terus meningkat dari 150,2 persen di Semester I 2018 menjadi 156,5 persen pada akhir Semester I 2019," tutupnya.

Baca juga:
Musim Haji 2019, BNI Syariah Target Raup 95.000 Nasabah Baru
Keseruan Ribuan Peserta Ikuti UI Half Marathon 2019
BNI Sabet Bank BUMN Terbaik Kategori Service Excellence 2019 Versi Infobank dan MRI
4 BUMN Masuk Daftar Perusahaan Publik Terbesar Dunia versi Forbes
Di Program Mudik Gratis, BNI Kampanyekan Gerakan 'Mudik Tanpa Plastik'
6 Perusahaan Anggota Bursa Indonesia Masuk Daftar Terbesar Dunia Versi Forbes
BNI Siapkan Kebutuhan Uang Tunai Rp14,3 Triliun per Minggu Selama Periode Lebaran

(mdk/did)