Langkah Strategis Pemerintah Tangani Pandemi dan Pulihkan Ekonomi

Langkah Strategis Pemerintah Tangani Pandemi dan Pulihkan Ekonomi
UANG | 26 Agustus 2020 15:04 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah meluncurkan sejumlah program dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) terbaru. Langkah ini ditempuh sebagai wujud komitmen Pemerintah dalam menjawab tantangan situasi pandemi terkini.

"Pemerintah meluncurkan eskalasi program-program padat karya, subsidi upah, dan perluasan pemberian kredit," kata Airlangga dalam pidato pembuka Sidang Pleno Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), di Jakarta, Rabu (26/8).

Program padat karya yang kini tengah berjalan, akan segera ditingkatkan intensitasnya. Menurutnya, hal ini dapat mengurangi tekanan pengangguran dan meningkatkan pendapatan dan daya beli masyarakat.

Bantuan Subsidi Upah (BSU) akan diberikan kepada pekerja pegawai swasta. Bantuan akan diberikan sebesar Rp600 ribu per bulan untuk satu orang pekerja selama 4 bulan dan disalurkan dalam 2 tahap, yaitu pada kuartal III dan kuartal IV tahun 2020.

Tidak sembarang pekerja swasta, Airlangga menyebutkan bahwa terdapat beberapa kriteria pegawai swasta yang dapat menerima bantuan ini. Salah satunya adalah pekerja dengan upah di bawah Rp5 juta per bulan yang mengalami tekanan akibat Covid-19 dan tenaga kerja aktif yang terdaftar dalam BP Jamsostek.

"Selanjutnya kartu prakerja diprioritaskan untuk mereka yang tidak terdaftar di BP Jamsostek yang sudah diberikan bantuan upah. Kami telah kembangkan kartu prakerja dari skema awal targetnya 2 juta, kini skemanya menjadi 5,6 juta," lanjutnya.

Program perluasan pemberian kredit juga ditujukan bagi rumah tangga dan korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Fasilitas bunga 0 persen disalurkan melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang diperluas. "Tahap awal dengan target mencapai 2 juta nasabah tahun 2020. Dengan plafon pinjaman diperkirakan Rp. 6-10 Juta," imbuhnya.

Baca Selanjutnya: Vaksin Covid-19...

Halaman

(mdk/azz)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami