Lebih Dekat dengan Kebaya Robot Sophia yang Buat Industri Fesyen Bergairah

UANG | 16 September 2019 15:36 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kedatangan robot Sophia ke Jakarta tak hanya membawa angin segar ke sektor teknologi, tetapi juga merembet ke sektor fesyen. Gaya Sophia di atas panggung turut membuat kagum audiens karena memakai kebaya.

Di atas panggung, Sophia menjelaskan bahwa kebaya yang dia pakai adalah rancangan Didiet Maulana, Creative Director of IKAT Indonesia.

Kepada Liputan6.com, Didiet bercerita perjalanan dalam bertemu Sophia, serta intersection antara dunia teknologi, bisnis, dan industri fesyen. Awalnya, Didiet dihubungi Universitas Prasetiya Mulya untuk melakukan presentasi, kemudian mantan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu ikut melakukan kurasi.

"Mereka memilih desainnya dan kita juga melakukan serangkaian approval dengan pihak dari Sophia karena ada beberapa concern, karena jangan sampai bajunya susah digunakan karena tak boleh menghalangi sistemnya Sophia," ujar Didiet di sela dialog internasional yang digelar Centre for Strategic and International Studies di Jakarta, Senin (16/9).

Konsep pertama yang Didiet pilih untuk kebaya Sophia adalah diversity. Kain-kain yang digunakan berasal dari berbagai daerah sembari tetap menjaga equilibrium penampilan Sophia agar menampilkan konsep kedua, yakni perempuan klasik Indonesia.

Kebaya merah jambu Sophia terinspirasi gaya kutu baru, lalu kain panjang bawahannya adalah tenun sulam dari Timor Timur Selatan, dan angkin (kain pinggul) berasal dari Sumba. Tampilan Sophia pun dibuat tambah segar dengan selendang sutra berwarna merah di bahu kanannya.

Sophia hadir di Jakarta dalam diskusi CSIS yang bertema 'Memanfaatkan Teknologi Termutakhir melalui Pendesainan Ulang Arsitektur Nasional, Regional, dan Global'. Didiet pun telah mengadopsi teknologi ke proses bisnis di sektor fesyen.

"Teknologi akan membuat fesyen menjadi lebih escalating lagi, lebih naik tingkat lagi, dan juga dia memudahkan tidak hanya dari segi mendesain, tetapi produksinya," ucap Didiet.

Perancangan pun kini tak lagi menggunakan sketsa atau spidol. Proses deconstructing dan dokumentasi desain serta penyimpanan pola pun sudah memakai teknologi. Namun, Didiet enggan menyebut biaya yang dikeluarkan untuk kebaya Sophia, tetapi dia memberi bocoran tentang pakaian Sophia besok ketika bertemu Presiden Joko Widodo.

"Besok look-nya lebih kasual dan berasal dari tenun Bali dan juga kombinasi lurik dari Yogyakarta," ungkap Didiet.

Reporter: Tommy Kurnia

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Profesi Ini Tak Bisa Digantikan Oleh Robot
Robot Sophia Sebut Teknologi Tak Bisa Gantikan Peran Manusia
Besok, Jokowi Dijadwalkan Ngobrol Bareng Robot Tercerdas di Dunia
Robot de Paletizer Toshiba Bikin Perusahaan Logistik Lebih Cepat dan Efisien
Fedor, Robot Rusia Gagal Mendarat di International Space Station
Universal Robots, Pemain Teknologi Robot Global, Incar Pasar Otomotif Indonesia

(mdk/idr)

TOPIK TERKAIT