Lebih Murah Mana Bangun Rumah Pakai Tukang Sistem Harian atau Tukang Borongan?

Lebih Murah Mana Bangun Rumah Pakai Tukang Sistem Harian atau Tukang Borongan?
Perumahan. istimewa ©2021 Merdeka.com
EKONOMI | 18 Januari 2022 07:00 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Mempunyai rumah yang nyaman menjadi impian semua orang. Namun, untuk mewujudkannya, ada saja kendala menghampiri. Salah satunya yaitu mahalnya ongkos tukang bangunan. Tak jarang orang menyebut, harga jasa tukang menghabiskan setengah dari total dana bangunan rumah.

Oleh karena itu, menentukan jasa tukang bangunan untuk mewujudkan rumah impian harus efisien. Saat ini, ada dua jenis tukang bangunan, yakni tukang bangunan harian dan tukang bangunan borongan.

Tukang bangunan harian, ongkos jasanya dibayarkan berdasarkan lama hari bekerja. Biasanya pembayaran sistem harian ini tanpa badan organisasi.

Tarif jasa tukang bangunan harian biasanya berbeda di setiap wilayah. Tarif mereka pun juga bisa berbeda sesuai dengan keahlian atau pekerjaan yang dikerjakan. Biasanya semakin rumit pengerjaannya, tarifnya pun akan lebih tinggi.

Berdasarkan data rumah123, tarif tukang bangunan mulai dari Rp150.000 sampai Rp220.000 per hari. Rata-rata jasa tukang bangunan harian Rp180.000.

Bila diilustrasikan, untuk membangun rumah dengan ukuran 200 meter persegi biasanya membutuhkan sekitar 12 orang. Dengan jumlah pekerja tersebut, maka pekerjaan akan selesai dalam waktu 6 bulan. Simulasi biaya jasa tukang yang harus disiapkan yakni upah rata-rata dikali jumlah tukang dikali lama hari kerja.

Biaya tukang = upah rata-rata x jumlah tukang x lama hari kerja

Biaya tukang = Rp180.000 x 12 orang x 180 hari (6 bulan) = Rp388.800.000.

2 dari 2 halaman

Biaya Borongan

Sementara itu, jasa tukang bangunan borongan biasanya dibayarkan sesuai luas pekerjaan yang dikerjakan. Untuk tukang borongan ini juga ada dua jenis yakni borongan hanya tenaga kerja saja dan borongan lengkap yang menyediakan sekaligus dengan bahan material yang diperlukan.

Masih dari sumber yang sama, rata-rata harga jasa tukang borongan Rp1,5 juta per meter persegi yang dikerjakan.Sehingga bila diilustrasikan dengan luas rumah dibangun misalnya 200 meter persegi, maka uang yang harus disiapkan sebesar Rp300 juta.

Dari dua ilustrasi tersebut, biaya yang diperlukan untuk membayar jasa tukang harian memang lebih besar Rp88,8 juta dari tukang yang dibayarkan secara borongan. Meskipun biaya yang perlu disiapkan untuk tukang harian lebih besar, namun kelebihannya pengerjaannya bisa lebih detil dan lebih berkualitas sesuai dengan keahlian tukang.

Sementara pengerjaan oleh tukang bangunan borongan biasanya mereka dikejar waktu sehingga membuat beberapa detil sedikit terabaikan. Namun hal ini tidak selalu terjadi karena biasanya kembali pada jenis pemborong atau kontraktor yang mengerjakannya.

Baca juga:
Jenuh Hidup di Kota, Orang Kaya Ini Bangun Rumah di Tengah Hutan
Kenali Ciri-Ciri dan Tips Hindari Pengembang Rumah Abal-Abal
Pemerintah Siapkan Dana Rp5,1 Triliun Bangun Perumahan Layak Huni di 2022
Tekan Backlog Perumahan, BTN Kolaborasi dengan ASANU
Tips Menabung Buat Beli Rumah Meski Gaji Pas-Pasan

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami