Lelang 5 Surat Berharga Negara, Pemerintah Raup Dana Rp15,5 Triliun

Lelang 5 Surat Berharga Negara, Pemerintah Raup Dana Rp15,5 Triliun
Utang. ©2018 liputan6.com
UANG | 20 Januari 2021 21:37 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - Pemerintah Jokowi kembali menyerap dana Rp15,5 triliun dari lelang lima seri Surat Utang Negara (SUN) tambahan atau Greenshoe Option dengan total penawaran masuk sebesar Rp16,5 triliun.

Keterangan pers dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan menjelaskan, salah satu tujuan lelang ini adalah untuk tambahan pembiayaan penanganan pandemi Covid-19. Demikian dikutip dari Antara, Rabu (20/1).

Untuk seri FR0086, pemerintah memenangkan semua penawaran yang masuk Rp1 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 5,19987 persen.

Untuk seri FR0087, pemerintah juga memenangkan semua penawaran yang masuk Rp2,89 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,21986 persen.

Untuk seri FR008, jumlah dimenangkan mencapai Rp3,82 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,21494 persen. Penawaran masuk untuk seri ini mencapai Rp4,3 triliun.

Untuk seri FR0083, pemerintah kembali memenangkan seluruh penawaran yang masuk Rp4,085 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,83846 persen.

Terakhir, untuk seri FR0089, jumlah dimenangkan mencapai Rp3,75 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,69192 persen. Penawaran masuk untuk seri ini mencapai Rp4,22 triliun.

Dengan adanya lelang ini, maka secara keseluruhan jumlah pembiayaan negara yang berasal dari SUN selama Januari 2021 mencapai Rp80,95 triliun.

Lelang tambahan SUN ini dilakukan pemerintah di luar jadwal rutin, karena rendahnya penawaran yang masuk dari lelang SUN pada Selasa (19/1) yaitu hanya sebesar Rp55,29 triliun.

Dari lelang tujuh seri SUN tersebut, pemerintah menyerap dana Rp24,45 triliun. Realisasi lelang ini jauh di bawah target indikatif yang ditetapkan sebelumnya Rp35 triliun. (mdk/idr)

Baca juga:
Menteri Basuki Ungkap Kelemahan Pembiayaan SBSN
Usul Menhub Budi agar Proyek SBSN Tak Terkendala Masalah Pembebasan Lahan
Beri Manfaat Saat Pandemi, SBSN untuk Infrastruktur Diminta Menkeu Tak Dikorupsi
Desember 2020, Utang Indonesia Bengkak Jadi Rp6.074 Triliun
Kemenkeu: Kita Mendapat Kritik Seolah Bisanya Utang Saja
Terus Naik, Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp5.850 Triliun per November 2020

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami