LG, Foxconn Hingga Tesla akan Bangun Pabrik di Kawasan Industri Batang

LG, Foxconn Hingga Tesla akan Bangun Pabrik di Kawasan Industri Batang
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia. ©2022 Merdeka.com
EKONOMI | 8 Juni 2022 11:53 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengatakan, proses pembangunan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang di Jawa Tengah telah memasuki tahap kedua dengan luasan lahan 1.000 hektare. Nantinya, lahan tersebut akan diisi sejumlah perusahaan ternama dunia.

Mulai dari LG asal Korea Selatan sampai perusahaan asal Taiwan Hon Hai Precision Industry Co. Ltd (Foxconn). Bahkan, Tesla, Inc juga akan mendirikan pabriknya di KIT-Batang jika proses negosiasi berjalan lancar.

"Di mana 1.000 hektare tahap kedua ini LG sendiri masuk 200 hektare, kemudian Foxconn masuk tahap kedua, dan InsyaAllah kalau memang dari Amerika (Tesla) ini positif masuk," ujar Bahlil saat mendampingi Presiden Jokowi dalam seremoni acara Seremoni Implementasi Tahap Kedua Industri Baterai Listrik Terintegrasi di Batang, Jawa Tengah, Rabu (8/6)

Meski begitu, Bahlil tidak mengungkap lebih lanjut terkait perkembangan rencana investasi Tesla ke Indonesia. Termasuk luasan lahan yang disediakan untuk perusahaan milik Elon Musk tersebut.

Lebih lanjut, Bahlil mengaku optimis target penjualan lahan KIT-Batang dapat mencapai 50 persen lebih dari total luasan 4.300 hektare pada akhir tahun 2023 mendatang. "Kami yakin bahwa 2023 akhir menjelang 2024, target kami minimal 50 persen dari 4.300 ha juga di Batang akan terisi," tutupnya. (mdk/azz)

Baca juga:
Jokowi Pastikan Proyek Investasi Industri Baterai Listrik Tak Jawa Sentris
Menteri Bahlil: Lahan Industri di Batang Tahap I Ludes Dibeli Investor
Pemerintah Lobi Coca Cola Tambah Investasi di Indonesia
Menhub Budi: Peran Swasta dalam Infrastruktur Transportasi Makin Baik
Platform Investasi Kripto Pintu Raih Pendanaan Seri B Senilai Rp1,6 Triliun
Denmark Tertarik Investasi Pengelolaan Sampah Jadi Energi Terbarukan di Indonesia

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini