lham Habibie: Saya Tidak Mau Jawab Satupun Pertanyaan soal Muamalat

UANG | 20 November 2019 17:36 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Komisaris Utama PT Bank Muamalat, Ilham Habibie memilih bungkam ketika ditanya mengenai rencana penyelamatan keuangan perusahaan. Seperti diketahui, kinerja Bank Muamalat saat ini dalam kondisi sedang tidak baik.

"Saya gak mau jawab. Saya mohon maaf, tapi saya tidak mau menjawab satupun pertanyaan Muamalat. Jadi boleh tanya apa saja, kalau Muamalat saya akan diam saja," katanya saat ditemui di Jakarta, Rabu (20/11).

Ilham mengatakan, saat ini sudah terlalu banyak informasi yang beredar mengenai Bank Muamalat. Dirinya pun memilih menutup diri dan tidak menjawab pernyataan awak media.

"No. Saya tidak mau. Mau ditanya 10 kali saya tidak akan jawab. I don't want say anything. Mohon dimengerti ya," tandasnya.

1 dari 1 halaman

Kinerja Bank Muamalat Tak Kunjung Baik

Seperti dikabarkan, kinerja PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, tak kunjung membaik. Bahkan berdasarkan laporan keuangan teranyar, kuartal II-2019, laba bank anjlok dengan diikuti kualitas aset yang kembali memburuk.

Laba bersih setelah pajak bank per Juni 2019 merosot 95,1 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp5,1 miliar. Pendapatan setelah distribusi bagi hasil yang merosot 68,1 persen yoy menjadi satu penyebabnya.

Sebelumnya, Wakil Presiden, Ma'ruf Amin, memastikan tidak ada permintaan dari pemerintah kepada bank badan usaha milik negara (BUMN) untuk menyelamatkan Bank Muamalat. Jika bank pelat merah ingin menyuntikkan dana segar, lanjutnya, itu murni keputusan manajemen bank tersebut.

"Oh tidak, tidak intervensi, bukan intervensi. Kalau BUMN mau masuk itu bersifat aturan sistem keuangan saja. Jadi tidak ada kemudian pemerintah: oh kamu. Oh tidak ada. Jadi pendekatannya upaya bisnis saja," ujar Wapres di Kantornya, Jakarta, Jumat (1/11).

Menurut Wapres Ma'ruf, pemerintah senantiasa memperhatikan dan memperkuat stabilitas dan penguatan lembaga keuangan. Termasuk salah satunya Bank Muamalat.

"Pemerintah mendorong supaya ada penguatan melalui sistem dan cara-cara yang benar. Melalui prosesnya itu proses yang biasa. Bagaimana penguatan lembaga keuangan atau perbankan berjalan sesuai aturan-aturan yang berlaku. Semua itu hanya mendorong."

Sebelumnya, beredar kabar adanya upaya penyehatan Bank Muamalat oleh tiga bank BUMN. Mereka adalah Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), dan Bank Rakyat Indonesia (BRI). (mdk/idr)

Baca juga:
Kepada OJK, Wapres Ma'ruf Amin Minta Bank Muamalat Tidak Ditutup
Wapres Ma'ruf Pastikan Tak Ada Perintah BUMN Selamatkan Bank Muamalat
Bank Muamalat dan Islamic Development Bank Temui Wapres Maruf, Bahas Apa?
Fokus Incar Nasabah Ritel, Bank Muamalat Siap Right Issue Semester II 2019
OJK Syaratkan Calon Investor Bisa Buat Bank Muamalat Bersaing Dengan Konvensional
Bank Muamalat berencana terbitkan obligasi subordinasi