Lima perusahaan properti dan bank batal terbitkan surat utang

UANG | 16 Desember 2013 15:25 Reporter : Sri Wiyanti

Merdeka.com - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menyebutkan, ada lima perusahaan yang mengurungkan niatnya menerbitkan surat utang (obligasi) pada triwulan IV 2013.

"Ada sekitar lima emiten yang mundur untuk menerbitkan obligasi pada tahun ini. Belum pasti juga menerbitkannya kapan lagi," kata Direktur Pemeringkatan Pefindo Vonny Widjaja di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (16/12).

Vonny menambahkan, kenaikan BI Rate menjadi 7,5 persen menjadi alasan perusahaan-perusahaan itu mengurungkan niatnya menerbitkan obligasi di penghujung tahun ini.

"BI Rate naik, otomatis mereka harus memberikan bunga yang lebih besar dari BI Rate tersebut," ucap Vonny.

Kendati masih enggan memaparkan lima perusahaan tersebut, Vonny mengatakan perusahaan itu bergerak di bidang properti dan perbankan.

"Sektornya ada yang dari perbankan, properti dan lain-lain. Ada yang obligasi baru dan juga ada yang penawaran umum berkelanjutan (PUB)," tutup Vonny.


Pefindo jual obligasi Rp 70 T tahun depan
BI Rate dan LTV bikin kinerja perusahaan properti melambat
BI Rate cermin gaya kepemimpinan Agus Marto
BI Rate bertahan, Agus Marto pesan jangan lengah
Jangan terjebak proses stabilisasi inflasi

(mdk/noe)

TOPIK TERKAIT