Lion Air dan Garuda Indonesia Kerjasama Bangun Hanggar di Batam

UANG » BANYUWANGI | 14 Agustus 2019 17:21 Reporter : Siti Nur Azzura

Merdeka.com - Lion Grup bekerja sama dengan Garuda Indonesia Group bersinergi mengembangkan industri penerbangan atau aviasi. Mulai dari pembangunan hanggar bersama, penyiapan sumber daya manusia (SDM) hingga pendirian pabrik ban pesawat.

"Dua airlines bersatu membuat Indonesia lebih maju," kata Pendiri Lion Air Rusdi Kirana di Batam, Kepulauan Riau, dikutip Antara, Rabu (14/8).

Rusdi menjelaskan, salah satu pokok kerja sama adalah pembangunan hanggar bersama untuk perawatan dan perbaikan pesawat. Menurutnya, biaya perawatan pesawat adalah elemen terbesar kedua setelah bahan bakar.

"Itu yang menyebabkan kami berusaha agar perawatan dan perbaikan bisa dilakukan di dalam negeri," imbuhnya.

Lion Air sadar, dalam pengembangan perawatan pihaknya tidak bisa sendiri, melainkan harus bekerja sama, karenanya Lion menggandeng Garuda Indonesia. Dengan membangun perawatan dan perbaikan pesawat di dalam negeri, maka dapat menghemat devisa negara, membuka lapangan pekerjaan sekaligus alih teknologi.

"Kami berharap penggunaan devisa semakin berkurang. Meningkatkan devisa karena MRO akan melayani pesawat asing," jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Garuda Indonesia Group I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra akan mengirimkan sekitar 100 orang tenaga ahli untuk memperkuat hanggar di Batam.

"Dan menyerap 3.000 tenaga kerja yang nanti dari Batam dan Kepri," kata dia.

Selain pengembangan hanggar, Lion Grup dan Garuda Group juga akan mengembangkan ban pesawat untuk memasok kebutuhan dalam negeri, bekerja sama dengan Michellin. Pabrikan ban pesawat rencananya dibangun di sekitar Tangeran dan Medan, agar dekat dengan perkebunan karet.

Baca juga:
Cathay Pacific Ancam Pecat Karyawan yang Ikut Demo Hong Kong
Ada Gangguan Teknis, Sriwijaya Air Tunda Penerbangan ke Balikpapan
Terbang 20 Menit, Citilink Tujuan Aceh Kembali ke Kualanamu Akibat Kendala Teknis
Citilink Buka Rute Denpasar-Banyuwangi Mulai 9 Agustus
VIDEO: Komentar Menko Darmin Soal Sulitnya Maskapai Sediakan Pesawat Murah
Bulan Depan, Pemerintah Terbitkan Aturan Baru Tiket Pesawat

(mdk/azz)