Lion Air Masih Operasikan Penerbangan Umrah ke Arab Saudi

Lion Air Masih Operasikan Penerbangan Umrah ke Arab Saudi
UANG | 27 Februari 2020 12:42 Reporter : Siti Nur Azzura

Merdeka.com - Lion Air Group menanggapi keputusan Arab Saudi untuk menghentikan sementara penerimaan jemaah umrah, sebagai antisipasi penyebaran virus corona. Hingga hari ini, Lion Air masih mengoperasikan layanan penerbangan umroh atau belum mengalami pembatalan.

"Lion Air senantiasa berkoordinasi dengan otoritas penerbangan setempat di Arab Saudi (kota tujuan) serta akan terus mengumpulkan data dan berbagai keterangan," kata Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro melalui keterangan resminya, Kamis (27/2).

Operasional Lion Air di Arab Saudi meliputi Madinah - Bandar Udara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz (MED) dan Jeddah - Bandar Udara Internasional King Abdulaziz (JED). Lion Air akan menyampaikan pemberitahuan kepada para tamu jemaah dan mitra sesuai perkembangan lebih lanjut.

Dia menjelaskan, Lion Air mengoperasikan rata-rata 4-5 kali penerbangan umroh per hari dari Indonesia, dengan kota asal melalui bandar udara sebagai berikut.

1 dari 1 halaman

1. Banda Aceh - Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh (BTJ).
2. Medan - Bandar Udara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara (KNO).
3. Pekanbaru - Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Riau (PKU).
4. Batam - Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Batu Besar, Kepulauan Riau (BTH).
5. Palembang - Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Talang Betutu, Sukarami, Sumatera Selatan (PLM).
6. Jakarta - Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten (CGK).
7. Solo - Bandar Udara Internasional Adi Soemarmo, Jawa Tengah (SOC).
8. Surabaya - Bandar Udara Internasional Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur (SUB).
9. Banjarmasin - Bandar Udara Internasional Syamsuddin Noor di Banjarbaru, Kalimantan Selatan (BDJ).
10. Balikpapan - Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Kalimantan Timur (BPN).
11. Makassar - Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin di Maros, Sulawesi Selatan (UPG).
12. Mataram - Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Majid, Lombok Praya, Nusa Tenggara Barat (LOP).

"Lion Air dalam menjalankan operasional sesuai dengan standar operasional prosedur yang memenuhi kualifikasi aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan (safety first)," tandasnya. (mdk/azz)

Baca juga:
Penghentian Sementara Jemaah Umrah di Arab Saudi Kejutkan Pemilik Travel
Presiden Jokowi Hormati Keputusan Arab Saudi Hentikan Penerimaan Jemaah Umrah
Saudi Hentikan Sementara Penerimaan Jemaah Umrah, Ini Kata Kemenag
Antisipasi Corona, Arab Saudi Hentikan Sementara Penerimaan Jemaah Umrah
Raffi Ahmad dan Nagita Umrahkan Pegawainya, dari Tukang Kebun Sampai Sopir
Kemenag Terus Tingkatkan Pelayanan Haji dan Umrah

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami