LMAN Sumbang Rp 2,7 Triliun ke Pendapatan Negara Hingga 9 Agustus 2019

UANG | 14 Agustus 2019 18:54 Reporter : Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) mencatatkan kontribusi Rp 2,7 triliun ke kas negara melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Sedangkan aset yang dikelola LMAN hingga kini telah mencapai Rp 29,18 triliun.

Direktur Utama LMAN, Rahayu Puspasari mengatakan, kinerja tersebut tercatat hingga 9 Agustus kemarin. "Kinerja LMAN, per 9 Agustus 2019, PNBP sudah hasilkan Rp 2,7 triliun dari sisi manfaat sosial," kata dia, di Kantor Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Jakarta, Rabu (14/8).

Dia menjelaskan, perolehan tersebut berasal dari semua aset yang dikelola LMAN sejak awal berdiri 4 tahun lalu. Adapun aset yang dikelola terdiri dari aset bangunan hingga tunai.

"Jadi sisi aset optimalkan untuk kepentingan yang relevan jadi rumah sakit dan sekolah yang manfaatnya Rp 428 miliar, aset lain untuk perkantoran atau digunakan sebagai kantor sampai dengan hari ini sampai dengan Rp 99,8 miliar," ujarnya.

Dia mengungkapkan aset yang dikelola LMAN paling besar berasal dari sektor minyak dan gas (migas) yakni LNG Plant di Bontang yang menghasilkan 497 juta membantu untuk mendorong ekspor dan ketahanan energi. "Perlu dilihat dari perspektif optimalisasi aset negara menghasilkan PNBP memang harus dimonetisasi," dia menambahkan.

Puspa optimis bahwa aset pengelolaan LMAN akan semakin berkembang dan akan terus memberikan sumbangan kepada pendapatan negara melalui PNBP.

"Tahun ini pendapatannya oke, PNBP dari kelola aset oleh LMAN itu oke. Kami punya ambisi bahwa pemerintah bisa dapatkan tambahan pendapatan dari pengelolaan aset ke PNBP," tutupnya.

(mdk/idr)