LPS Bakal Tegur Bank yang Tutup Kantor Cabang dan Tak Layani Nasabah

LPS Bakal Tegur Bank yang Tutup Kantor Cabang dan Tak Layani Nasabah
Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah. ©2019 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu Achmud
UANG | 9 April 2020 18:50 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Anggota DPR Fraksi Golkar Muhidin Said menyebut bahwa banyak bank melakukan penutupan kantor cabang di daerah saat pandemi Virus Corona. Hal tersebut kemudian memicu penarikan uang besar-besaran oleh nasabah.

"Di daerah banyak penutupan outlet cabang di kota yang terjadi penumpukan nasabah menarik uang luar biasa. Ini berbahaya sekali," ujar Muhidin melalui Video Conference dengan LPS di Jakarta, Kamis (9/4).

Muhidin melanjutkan, seharusnya di masa pandemi seperti saat ini perbankan harus menjaga kepercayaan nasabah dengan tetap beroperasi normal. "Bank ini adalah bisnis kepercayaan, kalau ada pembatasan cabang ini sangat berbahaya. Kan bisa pegawai digilir berjaga," jelasnya.

Dia menambahkan, pembiaran nasabah berbondong-bondong menarik dana juga melanggar aturan pemerintah untuk melakukan jaga jarak untuk menekan penyebaran Virus Corona.

"Kedua sudah melanggar social distancing karena berbondong-bondong mengambil uang," jelasnya.

Baca Selanjutnya: Tanggapan LPS...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami