LPS Bakal Tegur Bank yang Tutup Kantor Cabang dan Tak Layani Nasabah

LPS Bakal Tegur Bank yang Tutup Kantor Cabang dan Tak Layani Nasabah
UANG | 9 April 2020 18:50 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Anggota DPR Fraksi Golkar Muhidin Said menyebut bahwa banyak bank melakukan penutupan kantor cabang di daerah saat pandemi Virus Corona. Hal tersebut kemudian memicu penarikan uang besar-besaran oleh nasabah.

"Di daerah banyak penutupan outlet cabang di kota yang terjadi penumpukan nasabah menarik uang luar biasa. Ini berbahaya sekali," ujar Muhidin melalui Video Conference dengan LPS di Jakarta, Kamis (9/4).

Muhidin melanjutkan, seharusnya di masa pandemi seperti saat ini perbankan harus menjaga kepercayaan nasabah dengan tetap beroperasi normal. "Bank ini adalah bisnis kepercayaan, kalau ada pembatasan cabang ini sangat berbahaya. Kan bisa pegawai digilir berjaga," jelasnya.

Dia menambahkan, pembiaran nasabah berbondong-bondong menarik dana juga melanggar aturan pemerintah untuk melakukan jaga jarak untuk menekan penyebaran Virus Corona.

"Kedua sudah melanggar social distancing karena berbondong-bondong mengambil uang," jelasnya.

1 dari 1 halaman

Tanggapan LPS

rev1

Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Halim Alamsyah mengatakan, pihaknya bersama OJK akan menegur bank yang membatasi operasional. Sebab, pihaknya memastikan hingga kini bank di Indonesia masih memiliki kecukupan likuiditas.

"Ini akan kami cek kembali bersama dengan oJK, kita akan tegur mereka untuk memastikan ketersediaan likuiditas. Tetapi penarikan dana susah kita hindari, kalau ketidakmerataanya jasa layanan perbankan, tapi karena masyarakat menarik uangnya, ini perlu hati-hati," jelasnya.

Dia menambahkan, bank di beberapa daerah memang ada yang menutup operasional karena terdapat penurunan transaksi. "Masalah bank yang tutup ada beberapa daerah karena transaksi turun, tidak buka setiap hari. Ini tentu akan dicek kembali, kami akan sampaikan ke OJK," tandasnya. (mdk/idr)

Baca juga:
LPS Beri Sinyal Akan Jamin Uang Nasabah di Atas Rp2 Miliar
LPS Hanya Sanggup Selamatkan Nasabah 5 Bank Jika Bangkrut Akibat Corona
OJK Pantau Likuiditas Perbankan di Tengah Pandemi Corona
Daftar Lengkap Penambahan Kewenangan BI, OJK, LPS, dan Kemenkeu Selama Masa Corona
LPS Bayarkan Dana Nasabah BPR Sekar Tahap I Rp2,6 Miliar
LPS Usul Naikkan Nilai Penjaminan Simpanan Nasabah Bank dari Rp2 Miliar

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Putar Otak Bisnis Ritel Hadapi Corona

5