LPS Kembali Turunkan Suku Bunga Penjaminan 25 Bps Menjadi 6 Persen

LPS Kembali Turunkan Suku Bunga Penjaminan 25 Bps Menjadi 6 Persen
UANG | 24 Januari 2020 14:55 Reporter : Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Rapat Dewan Komisioner (RDK) Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), pada hari Jumat 24 Januari 2020, menetapkan tingkat bunga penjaminan untuk simpanan Rupiah di bank umum dan di Bank Perkreditan Rakyat (BPR) masing-masing turun sebesar 25 bps. Sementara, untuk valuta asing pada bank umum tidak berubah.

Ketua Dewan Komisioner LPS, Halim Alamsyah, mengungkapkan rincian untuk simpanan di Bank Umum dalam Rupiah yaitu 6 persen dari semula 6,25 persen. Sementara, valuta asing 1,75 persen. Sedangkan, untuk simpanan Rupiah di BPR sebesar 8,75 persen dari semula 9 persen.

"Tingkat Bunga Penjaminan tersebut berlaku sejak tanggal 25 Januari 2020 sampai dengan 29 Mei 2020," kata dia di Kantornya, Jakarta, Jumat (24/1).

Dia menegaskan sesuai dengan peraturan LPS, bank wajib memberitahukan kepada nasabah penyimpan mengenai tingkat bunga penjaminan simpanan yang berlaku dengan menempatkan informasi dimaksud pada tempat yang mudah diketahui oleh nasabah penyimpan.

1 dari 1 halaman

Simpanan Nasabah Tak Dijamin Jika Hal ini Terjadi

tak dijamin jika hal ini terjadi

Apabila nasabah penyimpan menerima hasil bunga melebihi tingkat bunga penjaminan LPS, simpanan nasabah tidak memenuhi kriteria penjaminan LPS. "Kami juga ingin menyampaikan kepada masyarakat untuk selalu memperhatikan ketentuan tingkat penjaminan suku bunga simpanan. LPS juga meminta perbankan memberi tahu ke nasabah," tutupnya.

Sebelumnya, pada September 2019, LPS juga telah menurunkan tingkat bunga penjaminannya sebesar 25 bps yang berlaku hingga 24 Januari 2020 atau hari ini.

(mdk/bim)

Baca juga:
Kuartal IV 2019, LPS Catat Jumlah Tabungan Bersaldo di Bawah Rp500 Juta Turun
Bank Indonesia, OJK dan LPS Integrasikan Data Laporan Perbankan
Jiwasraya Bakal Bentuk Lembaga Penjamin Polis, Ini Tantangannya
Suku Bunga Penjaminan LPS Turun Menjadi 6,25 Persen, Berlaku Hingga 24 Januari 2020
Likuiditas Perbankan Diprediksi Membaik di Tengah Ketidakpastian Global
Ada Resesi Global, LPS Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI Hanya 5 Persen
Menengok Dampak Demo Mahasiswa dan Kerusuhan Papua ke Ekonomi Indonesia

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami