LPS: Masyarakat Tetap Percaya Simpan Uang di Bank Saat Pandemi Corona

LPS: Masyarakat Tetap Percaya Simpan Uang di Bank Saat Pandemi Corona
UANG | 10 Juni 2020 11:53 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Halim Alamsyah menyebut bahwa masyarakat masih mempercayai perbankan sebagai tempat yang aman menyimpan uang di tengah pandemi Covid-19. Berdasarkan pemantauan data simpanan dana di bank, jumlah dana pihak ketiga (DPK) masih mengalami peningkatan hingga bulan April 2020.

"Secara keseluruhan DPK data resmi sampai April pertumbuhan DPK masih naik," kata Halim dalam Webinar bertajuk 'New Normal dan Mitigasi Bisnis Perbankan Saat Wabah Covid-19' di akun YouTube LPS_IDIC Official, Jakarta, (10/6).

Halim menambahkan memang tidak semua segmentasi sumber DPK mengalami kenaikan. Sebab sebelum terjadi pandemi, ada beberapa bank yang perlu meningkatkan kinerjanya.

Namun, pada bulan Mei DPK perbankan secara keseluruhan tumbuh melambat komposisinya. Saat ini masyarakat juga menjadi lebih konservatif.

"Sampai bulan Mei secara total masih naik tapi tumbuhnya memang melambat," kata Halim.

1 dari 1 halaman

Penggunaan Uang Kartal Menurun

kartal menurun rev1

Di masa pandemi ini juga kata Halim penggunaan uang kartal terus menurun. Dalam waktu bersamaan tingkat konsumsi masyarakat juga berkurang.

Meski begitu, masyarakat tetap menyimpan uangnya di bank. Hal ini menunjukkan masyarakat masih percaya kepada lembaga perbankan sebagai teman paling aman menyimpan uang.

"Itu tanda bahwa perbankan masih dianggap lembaga yang aman, apalagi uangnya dijamin oleh LPS," ungkap Halim. (mdk/idr)

Baca juga:
Bos OJK: Risiko Bank Jangkar yang Salurkan Likuiditas Dijamin oleh LPS
LPS Longgarkan Pembayaran Premi Penjaminan Bagi Perbankan Selama 6 Bulan
LPS Bantah Ada 8 Bank Berpotensi Gagal Karena Virus Corona
LPS Pertimbangkan Terbitkan Surat Utang untuk Tambah Modal
Simulasi LPS, 8 Bank Tak Kuat Tahan Gempuran Virus Corona
LPS Bakal Tegur Bank yang Tutup Kantor Cabang dan Tak Layani Nasabah

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami