Luhut Akui Target Vaksinasi 200 Juta Penduduk di 2021 Tak Mudah

Luhut Akui Target Vaksinasi 200 Juta Penduduk di 2021 Tak Mudah
Luhut Panjaitan. ©2017 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu
EKONOMI | 26 Agustus 2021 11:48 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Pemerintah terus berupaya untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di berbagai daerah Indonesia. Ditargetkan sebanyak 200 juta penduduk telah disuntik vaksin Covid-19 pada akhir tahun 2021 ini.

"Karena itu penggunaan vaksin akan terus masif dilakukan. Dan pemerintah sampai akhir tahun ini menargetkan 200 juta (penduduk) di vaksin," ujar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam acara Peluncuran Kampanye Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Wisata Indonesia (BWI), Kamis (26/8).

Meski demikian, Menko Luhut menyadari untuk mencapai target vaksinasi itu bukanlah hal yang mudah. Mengingat, tingginya permintaan vaksin setelah banyak negara kian berlomba-lomba untuk mengamankan stok vaksin bagi masyarakatnya.

Oleh karena itu, dia mendorong adanya peningkatan sinergi antar pemangku kepentingan terkait dalam membantu pemerintah memperoleh vaksin. Sehingga, target 200 juta penduduk divaksinasi pada akhir tahun ini tercapai.

"Dan itu bukan pekerjaan mudah. Dan itu (terwujud) harus kerja sama kita semua," tekannya.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakakan pemerintah sedang berupaya memenuhi kebutuhan vaksin sekitar 400 juta lebih dosis vaksin Covid-19 hingga 2021 di Tanah Air. Pemenuhan tersebut dilakukan mulai dari transaksi bisnis, hibah serta kerja sama multilateral.

"Direncanakan akan melakukan vaksinasi lebih dari 200 juta rakyat Indonesia sampai dengan akhir tahun. Kalau masing-masing membutuhkan dua dosis, dibutuhkan sekitar 400juta dosis vaksin," kata Budi dalam siaran youtube Sekretariat Presiden, Kamis (19/8).

Budi menuturkan Indonesia baru berhasil memperoleh 90 juta dosis vaksin pada Juli 2021. Target vaksinasi diupayakan akan dipenuhi sampai akhir tahun. "Indonesia sudah memiliki perjanjian untuk memperoleh 370 juta dosis vaksin tambahan, sedangkan sisanya untuk kontrak yang sudah ditandatangani," ungkapnya. (mdk/azz)

Baca juga:
'Ada yang Mudah Dapat Vaksin Dosis 3, Sementara Rakyat Antre Berjam-jam Buat Dosis 1'
Kapolri Tinjau Vaksinasi 41 Ponpes se-Jatim, Ajak Warga Bahu-Membahu Lawan Covid-19
Kota Samarinda Terapkan Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin Saat Masuk Mal
Cerita Fairuz A Rafiq Ikut Vaksinasi Pfizer di RSUD Depok dalam Kondisi Hamil
KSPI: 30 Ribu Buruh dan Keluarganya Ikut Program Vaksinasi Polri
Hubungi Wapres AS, Menkes Minta 10 Juta Vaksin Covid-19

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami