Luhut minta bantuan Jaksa Agung Australia selesaikan kasus Montara

UANG | 1 Agustus 2017 18:35 Reporter : Siti Nur Azzura

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan akan mengambil langkah tegas dalam penyelesaian kasus pencemaran minyak di perairan Laut Timor, NTT akibat insiden ledakan di ladang migas Montara di Australia.

"Kami akan mengambil langkah tegas terkait kasus ini karena korban Montara adalah rakyat Indonesia," kata Luhut seperti dikutip Antara, Selasa (1/8).

Untuk menyelesaikan kasus ini, Luhut mengaku telah mengirim utusannya pada pekan lalu untuk meninjau langsung area kerusakan atas insiden ledakan tersebut. Selain itu, Luhut juga akan meminta bantuan Jaksa Agung Australia untuk mempercepat proses hukum kasus ini.

"Saya mencoba menghubungi Jaksa Agung Australia George Brandis meminta dukungan mereka untuk mempercepat prosesnya," imbuhnya.

Sejak insiden meledaknya sumur minyak Montara pada 21 Agustus 2009, pemerintah terus mengejar ganti rugi perusahaan migas asal Thailand itu. Pemerintah telah melakukan perundingan namun masih berujung pada kebuntuan.

Padahal, petani rumput laut asal Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah memenangi gugatan di Pengadilan Federal Australia soal keabsahan penggugat mengajukan class action dalam perkara pencemaran kilang minyak Montara di NTT.

Di saat yang sama, pemerintah Indonesia juga mengajukan gugatan terhadap kontraktor Montara, PTTEP di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang akan disidangkan 23 Agustus mendatang.

"Kita lihat apa yang terjadi, ini sudah hampir delapan tahun, sudah terlalu lama. Australia sudah dibayar, kok kita belum," pungkas Luhut. (mdk/sau)

Baca juga:
Menko Luhut ungkap kerap beda pendapat dengan menteri
Kemenko Maritim: Kereta Jakarta-Surabaya berkecepatan 160 km/jam
Menko Luhut soroti maraknya universitas 'abal-abal' Indonesia
Luhut: Pembangunan LRT Jabodebek bisa dihemat Rp 6 triliun
Ini wujud peta baru Indonesia
Pemerintah ganti nama Laut China Selatan jadi Laut Natuna Utara
Temui Luhut, bos PT PAL bahas penjualan kapal ke TNI dan luar negeri

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.