Luhut Minta Penggunaan Masker Jadi Budaya di Masyarakat

Luhut Minta Penggunaan Masker Jadi Budaya di Masyarakat
Suasana jam pulang kantor di masa PSBB transisi. ©Liputan6.com/Johan Tallo
EKONOMI | 26 Agustus 2021 10:33 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta penggunaan masker dijadikan budaya oleh masyarakat selama pandemi Covid-19. Menyusul, belum adanya titik terang akan kepastian pandemi Covid-19 berakhir sebagaimana diungkapkan para ahli.

"Penggunaan masker harus jadi budaya. Karena, terus terang dari berbagai literatur yang kita lihat dan berbagai pendapat para pakar baik dari dalam maupun luar negeri kita belum tahu kapan Covid-19 ini berakhir,"
ucapnya dalam acara Peluncuran Kampanye Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Wisata Indonesia (BWI), Kamis (26/8).

Terlebih lagi, Presiden Jokowi telah meminta masyarakat untuk bisa hidup berdampingan dengan pandemi Covid-19. Diantaranya dengan tetap memakai masker dalam berbagai aktivitas untuk menekan tingkat penularan virus corona jenis baru tersebut.

"Jadi, seperti apa yang disampaikan oleh presiden (Jokowi) kita mungkin akan hidup dengan ini. Dan nkita harus bisa mengendalikan ini," tegasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo saat ini belum berencana melonggarkan kebijakan PSBB yang berlaku di sejumlah daerah di Tanah Air. Tetapi pemerintah saat ini terus melakukan pemantauan berdasarkan data dan fakta di lapangan untuk menentukan periode terbaik bagi periode tahapan masyarakat kembali produktif namun tetap aman dari Covid-19.

"Kita harus sangat hati-hati. Jangan sampai kita keliru memutuskan. Tapi kita juga harus melihat kondisi masyarakat sekarang ini. Kondisi yang terkena PHK dan kondisi masyarakat yang menjadi tidak berpenghasilan lagi. Ini harus dilihat," kata Jokowi di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (15/5).

Mantan Wali Kota Solo juga menjelaskan nantinya masyarakat bisa beraktivitas normal kembali. Tetapi harus menyesuaikan dan hidup berdampingan dengan Covid-19. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga telah menyatakan bahwa terdapat potensi bahwa virus ini tidak akan segera menghilang dan tetap ada di tengah masyarakat.

"Informasi terakhir dari WHO yang saya terima bahwa meskipun kurvanya sudah agak melandai atau nanti menjadi kurang, tapi virus ini tidak akan hilang. Artinya kita harus berdampingan hidup dengan Covid. Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, berdamai dengan Covid. Sekali lagi, yang penting masyarakat produktif, aman, dan nyaman," ucap Jokowi. (mdk/azz)

Baca juga:
VIDEO: Kapolsek Sampai Duduk Tunggui Wanita Pakai Masker, Ancam Panggil Satpol PP
Ketua Satgas Covid-19 Luncurkan Mobil Masker Perkuat Prokes di Bali
Jokowi Minta Pelajar Tetap Pakai Masker saat Belajar Tatap Muka
CEK FAKTA: Benarkah Masker Label VFE Paling Direkomendasikan? Ini Faktanya
Ketua Satgas Melepas Gerakan Mobil Masker untuk Masyarakat Serentak di Jakarta
Menko Marves Luhut: Kita Mungkin Akan Hidup dengan Masker Bertahun-tahun ke Depan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami