Luhut Panggil Kemenhub dan KNKT Bahas Perkembangan Boeing 737 Max 8

UANG | 13 Maret 2019 18:32 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan memanggil Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Polana B Pramesti dan Ketua Investigasi Kecelakaan Penerbangan KNKT, Nurcahyo Utomo, sebagai tindak lanjut atas jatuhnya pesawat Boeing 737 Max 8 milik Ethiopian Airlines.

Polana menyampaikan pertemuan tersebut hanya sebatas menyampaikan informasi mengenai langkah kebijakan yang ditempuh oleh pihak Kementerian Perhubungan usai kejadian itu. Di mana, pihaknya telah melakukan inspeksi larang terbang sementara pesawat Boeing 737 MAX 8 di Indonesia hingga batas waktu yang ditentukan.

Sebab, terdapat 2 maskapai penerbangan di Indonesia yang mengoperasikan pesawat jenis Boeing 737 MAX 8. Yakni PT Garuda Indonesia sebanyak 1 unit dan PT Lion Air sebanyak 10 unit.

"Tadi pak luhut minta penjelasan saja," kata Polana usai melakukan rapat pertemuan di Kementerian Koordinator Kemaritiman, Jakarta, Rabu (13/3).

Untuk langkah selanjutnya, Kementerian Perhubungan sendiri mengaku masih akan menunggu hasil investigasi yang dilakukan oleh KNKT. "Kita masih nunggu hasil investigasi dari KNKT," imbuh Polana.

Di tempat yang sama, Nurcahyo mengatakan, KNKT sendiri sudah melayangkan surat kepada otoritas keselamatan penerbangan Ethiopia untuk proses bantuan investigasi jatuhnya Boeing 737 Max 8. Namun, belum ada jawabanya dari pihak Ethiopia.

"Kita menawarkan ke Ethiopia, belum dijawab dari sana. Kalau diminta kami bersedia membantu. Kalau tidak mau dibantu masa tiba-tiba datang," katanya.

Di samping itu, Menko Luhut juga menginginkan agar grounded ini dilakukan sampai ada perbaikan seluruh sistem penerbangan untuk seluruh pesawat terbang Boeing 737 Max 8. Sebab, Amerika Serikat (AS) sendiri telah menyatakan akan melakukan perbaikan secara keseluruhan.

"AS akan lakukan modifikasi terhadap pesawat ini. Pak Luhut sarankan grounded dulu sampai modifikasi selesai. Kalau sekarang grounded belum ada yang berubah, grounded dicabut, malah lucu. (Modidifikasi) yang akan dilakukan katanya ada training untuk pilot, perubahan manual, perubahan software. Bukan desain," pungkasnya.

Baca juga:
Penghentian Operasional Boeing 737 Max 8 Diklaim Tak Ganggu Jadwal Penerbangan
India Ikut Kandangkan Pesawat Boeing 737 Max 8
Jokowi soal Boeing 737 Max 8 Dilarang Terbang: Keselamatan Penumpang Nomor Satu
Pesawat Boeing 737 MAX Dilarang Terbang di Uni Eropa
Uni Eropa Hingga Uni Emirat Arab Larang Boeing 737 Max 8 Terbang

(mdk/bim)