Luhut Soal Serikat Pekerja Pertamina Tolak Ahok: Emang Dia Siapa

UANG | 18 November 2019 19:53 Reporter : Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - Serikat pekerja Pertamina yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) menolak bila Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi bos PT Pertamina (Persero). Hal ini mendapatkan tanggapan dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

"Emang dia siapa," kata dia, saat ditemui, di Kantornya, Jakarta, Senin (18/11).

Menurut dia, masuknya Ahok ke dalam jajaran BUMN semestinya tidak perlu dipermasalahkan. Mengingat mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut memiliki kinerja baik.

"Kenapa masalah. Kalau orang baik jadi kan itu saya lihat ada komentar-komentar against Ahok," ujarnya.

Selain Ahok, mantan Wakil Ketua KPK Chandra Hamzah juga dipanggil Menteri BUMN Erick Thohir. Laiknya Ahok, Chandra Hamzah juga ditawari menjadi direksi di salah satu BUMN.

Terkait kabar tersebut masih enggan berkomentar. "Gimana saya komentar, saya tidak tahu," ujar dia.

Terkait tugas lama Chandra sebagai Wakil Ketua KPK, Luhut tidak pun tidak mempermasalahkannya. "Kan kami semua KPK terlibat sekarang di tempat kami ini, mau investasi kan supaya pencegahan," tandasnya.

1 dari 1 halaman

Penolakan Serikat Pekerja Pertamina

Serikat Pekerja Pertamina terang-terangan menolak rencana penunjukan Ahok masuk dalam jajaran pejabat Pertamina, baik untuk posisi direksi ataupun komisaris.

"Benar (menolak)," tegas Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) Arie Gumilar saat berbincang dengan Liputan6.com, di Jakarta, Jumat (15/11).

Ari mengungkapkan, aksi penolakan yang dilakukan serikat pekerja yang tergabung dalam FSPPB didasari karena Ahok yang memiliki cacat persyaratan materiil.

"Pak Ahok cacat persyaratan materiil. Kader internal Pertamina juga banyak yang cakap," tuturnya. (mdk/azz)

Baca juga:
Tjahjo Kumolo: Perampingan Birokrasi Ide Kementerian BUMN
Kepala BNPT Soal Radikalisme di BUMN: Polisi Saja Ada
Erick Thohir 'Sapu Bersih' Semua Eselon 1 Kementerian BUMN
Eks Wakil Ketua KPK Chandra Hamzah Bakal Jadi Petinggi Bank BUMN
Harga Tiket Kereta Non-Subsidi Dekati Tarif Batas Atas di Musim Liburan
Chandra Hamzah Bertemu Erick Thohir 2 Jam, Ini Hal Penting yang Dibicarakan