Luncurkan Program Langit Biru di Bali, Pertamina Beri Diskon Harga Pertalite

Luncurkan Program Langit Biru di Bali, Pertamina Beri Diskon Harga Pertalite
UANG | 6 Juli 2020 10:23 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - PT Pertamina meluncurkan 'Program Langit Biru' untuk mendukung dan menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih melalui penggunaan bahan bakar minyak (BBM) yang lebih ramah lingkungan. Bali menjadi salah satu daerah yang turut serta dalam mendukung program tersebut. Pertamina kini bersinergi bersama pemerintah daerah Denpasar.

Region Manager Retail Sales V Pertamina, I Ketut Arya Kumara mengatakan, program Langit Biru memiliki beberapa poin, antara lain mengajak warga menggunakan BBM Ramah Lingkungan (Pertaseries) dengan memberikan harga diskon untuk Pertalite. Harga khusus tersebut diberikan kepada para pengguna kendaraan bermotor roda dua, roda tiga, angkot plat kuning dan taksi plat kuning.

Tak hanya itu, dalam pembayaran BBM tersebut para konsumen bisa menggunakan alat bayar Non Tunai, serta Bantuan Bibit Tanaman sebagai upaya mengembangkan budaya menanam untuk kebutuhan pangan sehari hari.

"Dengan program ini kami berharap dapat mengurangi polusi udara dan mengurangi biaya hidup sehari-hari dengan kegiatan menanam tentunya dalam menjalani pandemi Covid-19 ini untuk mengurangi beban masyarakat," ujar Arya Kumara dikutip keterangannya di Jakarta, Senin (6/7).

Sekretaris Daerah Kota Denpasar, AAN Rai Iswara, mengatakan, program Langit Biru yang dilaksanakan Pertamina sangat bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan, juga meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat dengan mengurangi polusi udara serta mengurangi biaya hidup sehari-hari.

Dalam Program Langit Biru ini, Pertamina MOR V Jatimbalinus memberikan harga khusus Pertalite setara harga Premium untuk konsumen di Denpasar. Sehingga harga BBM Petralite dengan RON 90 itu turun menjadi Rp6.450 per liter. Harga khusus tersebut diberikan kepada para pengguna kendaraan bermotor roda dua, roda tiga, angkot plat kuning dan taksi plat kuning.

Program ini berlaku di 50 SPBU mulai tanggal 5 Juli 2020 sampai dengan 31 Agustus 2020. Konsumen dapat menggunakan cashless payment untuk kemudahan bertransaksi dengan cepat dan efisien.

Volume konsumsi BBM Perta-Series (Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo) di Provinsi Bali per Juni 2020 sudah mencapai 72 persen dari total konsumsi BBM Gasoline. Selain itu, total konsumsi Perta-Series di Bali pada bulan Juni 2020 juga meningkat 18 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

1 dari 1 halaman

Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

peduli lingkungan rev1

Unit Manager Communication Relation & CSR Pertamina MOR V, Rustam Aji mengatakan, dengan adanya program ini, diharapkan dapat mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan agar mau beralih ke bahan bakar yang lebih baik, rendah emisi sehingga tercipta pengurangan polusi udara dan lingkungan yang sehat minimal dengan melakukan pembelian produk Pertalite.

Rustam menambahkan, masyarakat juga dapat memanfaatkan keuntungan loyalty program dengan menggunakan aplikasi MyPertamina melalui promo lainnya yang sedang berlangsung yaitu cashback 30 persen maksimal Rp20.000 per hari untuk pelanggan setia Pertamina yang melakukan pembelian Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex di seluruh SPBU Pertamina dengan transaksi non tunai menggunakan LinkAja dari aplikasi MyPertamina.

Program ini juga disiapkan sejalan dengan Denpasar Smart City, yang mengedepankan budaya ramah lingkungan dalam lingkup kewilayahannya.

Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati menyambut positif Program Langit Biru di Denpasar, Bali, karena selaras dengan gagasan Pemprov, Bali Era Baru, dengan mendorong animo masyarakat untuk Work From Bali.

"Mengajak masyarakat yang tidak hanya wisatawan untuk bekerja sambil berlibur dari Bali, dengan suasana yang ramah lingkungan, bebas kantong plastik, dan udara bersih rendah emisi," tutupnya. (mdk/idr)

Baca juga:
Selamatkan Lingkungan, Pemerintah Diminta Buat Standar BBM Lebih Baik
Solusi untuk Dorong Masyarakat Gunakan BBM Oktan Tinggi
Alasan Harga BBM Tak Kunjung Turun Versi Menteri Sri Mulyani
Pandemi Covid-19 jadi Momen Masyarakat Ubah Perilaku Konsumsi BBM
Mengapa Pertamina Belum Turunkan Harga BBM?
Harga Minyak Dunia Terus Naik, Harga BBM Dalam Negeri Sulit Turun?

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami