Luncurkan RP2SI, OJK Harap RI Segera Jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Luncurkan RP2SI, OJK Harap RI Segera Jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia
pertumbuhan ekonomi. ©2019 Merdeka.com/Imam Buhori
UANG | 25 Februari 2021 11:23 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi meluncurkan Roadmap Pengembangan Perbankan Syariah Indonesia (RP2SI) 2020-2025. Peta jalan ini merupakan pelaksanaan dari Master Plan Sektor Jasa Keuangan Indonesia 2021-2025 (MSPJKI).

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Heru Kristiyana mengatakan, sebelumnya OJK telah meluncurkan Roadmap Pengembangan Perbankan Indonesia (RP2I) 2020-2025. Kemudian sekarang disusul dengan diluncurkan RP2SI 2020-2025.

"Pada hari ini kami juga ingin menyampaikan di dalam roadmap Pengembangan Perbankan Indonesia pada pilar ketiga, kita menyatakan salah satu dari sub pilar ketiga adalah Pengembangan Perbankan Syariah," kata Heru dalam launching Roadmap Pengembangan Perbankan Syariah Indonesia (RP2SI) 2020-2025, Kamis (25/2).

Heru menjelaskan, dalam sub pilar ketiga disebutkan bahwa perbankan syariah didorong untuk lebih berperan dalam pengembangan ekonomi syariah nasional. "Sehingga pada pagi hari ini seperti yang kami ingin menyampaikan bahwa Roadmap Pengembangan Perbankan Syariah ini merupakan suatu hal yang sangat penting bagian dari masterplan Pengembangan Perbankan Indonesia yang telah diluncurkan beberapa waktu lalu," ujarnya.

Dengan diluncurkannya roadmap ini menunjukkan bahwa OJK memberikan perhatian khusus bagi Pengembangan Perbankan Syariah di Indonesia. Sebab, OJK selalu berkomitmen agar cita-cita untuk mewujudkan Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah dunia bisa terwujud.

"Semoga doa kita semua akan segera terwujud. Roadmap pengembangan perbankan Syariah ini sebagai suatu alat kita menuju kesana, moga-moga cita-cita kita semua akan segera terwujud di dalam tahun-tahun ke depan," katanya.

Heru menyebut tahun 2020 merupakan tahun yang sangat fenomenal lantaran adanya pandemi covid-19, yang secara signifikan mengubah perilaku publik terhadap layanan keuangan perbankan, termasuk perbankan Syariah.

"Perubahan pola transaksi dari physical ke virtual itu ternyata telah mengakselerasi adanya perubahan sistem, yang termasuk juga tentunya ekosistem perbankan syariah kita. Itu ternyata sudah sangat berkembang dengan masif," ungkapnya.

Melihat hal tersebut tentunya menjadi tantangan besar, yang saat ini harus segera diselesaikan dengan mencari solusi. Heru optimis berkolaborasi dengan berbagai pihak, bisa menjadi kunci agar Indonesia bisa keluar dari permasalahan pandemi covid-19 selama 2020.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
BSI Diharapkan Bisa Salurkan KUR Syariah
Bermodal Pasar Lokal, Bank Syariah Indonesia Menuju Pemain Global
KNEKS Pastikan Telah Bekerja Maksimal Genjot Ekonomi Syariah Indonesia
Industri Keuangan Syariah Dinilai Tahan dari Krisis
Resep Perbankan Syariah Agar Lebih Kompetitif dan Efisien
Ketua OJK Sebut Potensi Industri Halal Indonesia Semakin Meningkat

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami